Kasdim 0833/Kota Malang Beri Materi Wasbang Terapkan Via Zoom Meeting

Kasdim 0833/Kota Malang Beri Materi Wasbang Terapkan Via Zoom Meeting Kepada Maba STIKES Panti Waluyo Malang (dokdim )

Malangpariwara – Kepala Staf Kodim 0833/Kota Malang memberikan pembekalan Wawasan kebangsaan
Via Zoom Meeting dengan materi “Pembinaan Berbangsa dan Bernegara” kepada Mahasiswa Baru STIKES Panti Waluyo Malang, bertempat di Ruang Loby Makodim 0833/Kota Malang Jl. Kahuripan No. 6 Malang. Senin (31/8/2020).

Pembekalan ini dilakukan dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Stikes Panti Waluyo Malang.

Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan tekad dan semangat mahasiswa baru makin cinta tanah air, negara dan bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam materinya Kasdim 0833/Kota Malang menyampaikan
berpijak dari dua sejarah kerajaan besar Nusantara yang sangat termasyur di jamannya tersebut yaitu Sriwijaya dan Majapahit, mengalami keruntuhan dan kehancuran karena ribut dengan terjadinya konflik sendiri yang tidak bisa mempertahankan persatuan negara. Setalah runtuhnya Kerajaan Majapahit, maka berdirilah kerajaan-kerajaan kecil yang tersebar di seluruh Nusantara.

Pada tahun 1512 Bangsa Eropa masuk ke wilayah Nusantara untuk melakukan perdagangan di antaranya bangsa Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda. Dalam perjalanannya bangsa-bangsa tersebut ingin menguasai wilayah Nusantara yang terkenal menghasilkan kekayaan alam utamanya rempah-rempah. Tekanan dalam bentuk penjajahan yang dilakukan bangsa-bangsa barat tersebut selanjutnya menumbuhkan perlawanan oleh Raja-Raja Nusantara saat itu yang bersifat kedaerahan dalam jangka waktu selama 300 tahun lebih.

Perlawanan yang bersifat kedaerahan pun terjadi yang dilakukan oleh Cut Nyak Dien di Aceh, Antasari di Kalimantan, Sultan Hasanudin di Sulawesi dan Patimura di Maluku, sedangkan di Bali dilakukan Patih Jelantik, NTB oleh Sultan Salahudin dan NTT oleh Izak Huru Doko. Mereka semua berjuang secara heroik membela bangsa, namun semua perang yang bersifat kedaerahan tersebut tidak berhasil mengusir penjajah dari wilayah Nusantara.

“Kita butuh bersatu dalam perjuangan sehingga dalam perkembangannya hal tersebut membuat mata dan pikiran para pemuda-pemuda yang berada di wilayah Nusantara untuk bersatu dengan mendirikan organisasi kepemudaan yang diawali dengan berdirinya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 yang dikenal dengan kebangkitan nasional. Gerakan kebangkitan nasional ini adalah tonggak untuk mewujudkan kesepakatan jiwa dalam kebersamaan, persatuan dan senasib seperjuangan sehingga melahirkan kesadaran serta tekad untuk bersatu,” terangnya.

Pembekalan wawasan kebangsaan dan materi lainnya selama masa pengenalan akan menjadi bekal yang berharga bagi mahasiswa termasuk dalam pembentukan karakternya sebagai generasi bangsa.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa kita sudah dilanda oleh adanya Proxywar, yang perlu adik-adik ketahui bahwa Proxy war merupakan sebuah konfrontasi antar kekuatan besar dengan menggunakan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi secara langsung dengan alasan mengurangi resiko konflik langsung yang berisiko pada kehancuran fatal suatu negara.

Saat menutup materinya Kasdim 0833/Kota Malang berharap agar adik-adik mampu menyerap secara bijak informasi dan publikasi yang masuk dari berbagai media baik elektronik, media cetak maupun media sosial dan Kasdim berpesan agar selalu mencari kegiatan positif sehingga tidak mudah terpengaruh.

Lanjut Kasdim, para generasi muda bangsa ini harus memiliki kewajiban untuk menjaga kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah NKRI serta menjaga keselamatan bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Menjaga keutuhan dan kedaulatan negara, bukan hanya TNI, tetapi seluruh warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

“Pada masa pandemi Covid-19 seperti ini kami menghimbau dan mengajak untuk senantiasa berpola hidup sehat dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutupnya.( JKW )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *