Penilaian 5 Pilar THE World University Ranking 2020, UB Peringkat 1001

Ketua Pemeringkatan Internasional, Prof. Dr. Ing. Setyawan Purnomo Sakti, M.Eng( dokhumas ub)

Malangpariwara – Berkat keoptimisan dengan keberpihakan pada mutu dan strategi yang telah ditetapkan rektor, posisi UB terdongkrak naik pada Lembaga pemeringkatan Times Higher Education(THE) awal September 2020 kembali merilis peringkat universitas dunia mencakup 1.500 universitas di 93 negara. Hasilnya, UB berada di posisi 1001+ versi THE World University Ranking 2020 bersama 7 PT lain dari Indoensia.

Pemeringkatan perguruan tinggi versi THE menetapkan Oxford University sebagai universitas terbaik ke-1 dunia. Untuk Indonesia ada 9 perguruan tinggi yang masuk dalam pemeringkatan THE 2020, salah satunya adalah Universitas Brawijaya

Metode penilaian THE Ranking menggunakan lima pilar indikator yaitu pengajaran (teaching), penelitian (research), sitasi (citation), industry income, dan international outlook.

Ketua Pemeringkatan Internasional, Prof. Dr. Ing. Setyawan Purnomo Sakti, M.Eng menjelaskan, hasil yang diperoleh UB kali ini mengalami perbaikan score di beberapa aspek.

“Beberapa yang menjadi penyumbang naiknya score UB adalah Industrial Income dan International Outlook,”terang Prof. Setyawan.

Lebih lanjut Prof. Setyawan menjelaskan bahwa Industrial Income merupakan jumlah dana yang telah diterima UB terkait dengan penelitian dan hilirisasi yang sudah dilakukan.

“Kalau kita berbicara industri bisnis ada muara pemanfaatan masyarakat. Salah satu elemen ketika mereka memilih kita adalah pada kualitas yang bisa kita berikan, hasil penelitian dan pengembangan kita yang kita share akan memberikan kontribusinya dan berdampak ke industri, sehingga mereka juga rela menyediakan dana untuk UB.
Penyediaan dana tersebut dalam bentuk pendanaan penelitian, penerapan teknologi, dan bentuk-bentuk lain untuk pengembangan UB, termasuk penghasilan dari kerjasama dengan industri,” imbuhnya.

Internasional Outlook adalah perspektif Internasional terhadap UB bagaimana mereka memandang kualitas dan mutu UB.

Kualitas dan mutu ini dilihat dari dosen, kolabrasi atau kerjasama internasional, publikasi, dan juga ketertarikan mahasiswa internasional untuk belajar di UB.

“Sehingga semakin banyak jejaring yang dibuat dengan partner-partner internasional akan semakin meningkatkan apresiasi mereka sehingga mereka akan tertarik ke sini,”katanya lagi.

Setyawan menambahkan, bahwa upaya UB untuk lebih meningkatkan peringkat bukan hal yang mudah. Peran serta dari seluruh stake holders, dosen, tendik, dan mahasiwa dalam mendukung program kerja universitas akan semakin mendorong pemeringkatan internasional UB.

“Saya optimis dengan keberpihakan pada mutu dan strategi yang telah ditetapkan rektor, posisi UB bisa naik ,” pungkas Ketua Pemeringkatan Internasional, Prof. Dr. Ing. Setyawan Purnomo Sakti, M.Eng.( JKW )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *