Guna Up To Date Data Teritorial yang Valid dan Akurat, Kodim 0833 Kota Malang Gelar Sosialisasi

Malangpariwara – Kodim 0833/Kota Malang menggelar Sosialisasi menghimpun, menyusun dan Inventarisasi Data Wanwil (RTRW, SDAB, SDM dan Konsos) Semester II TA. 2020.

Tujuan Sosialisasi yang digelar Kodim 0833/Kota Malang ini, untuk mendapatkan data teritorial yang valid dan akurat terkait bidang Perlawanan Wilayah, Kodim 0833/Kota Malang dan diikuti oleh Danramil dan Babinsa Kodim 0833/Kota Malang, bertempat di Aula Makodim 0833 Jl. Kahuripan No.6 Malang. Rabu (9/9/2020)

Kegiatan ini merupakan program Bidang Teritorial, khususnya tentang pembinaan perlawanan wilayah yang dilaksanakan secara terukur dan terencana dengan tujuan untuk menjamin tersusunnya data di wilayah yang mencakup data RT RW (Rencana Tata Ruang Wilayah), SDAB (Sumber Daya Alam & Buatan), Konsos (Kondisi Sosial) di wilayah Kodim 0833/Kota Malang.

Dalam amanatnya Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, S.E, M.Tr (Han) yang dibacakan oleh Kasdim 0833 Mayor Arh Heru Sunyoto menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk menjamin terlaksananya kegiatan menghimpun menyusun dan inventarisasi data wanwil di wilayah dalam rangka kepentingan pembinaan dan pendayagunaan bidang wanwil dengan didukung data-data yang valid akurat dan up to date.

“Saya berharap kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan hasilnya dapat digunakan sebagai pengetahuan dalam melaksanakan Binter di wilayah binaan masing-masing, perhatikan dan pahami materi serta makalah yang disampaikan oleh pemateri jangan sampai kegiatan selesai namun tidak ada perubahan dalam bertindak yang menuju kebaikan dan keberhasilan Binter yang kita laksanakan,” tukasnya.

Validitas data memiliki peran penting dalam menentukan langkah-langkah pembinaan guna mensukseskan pelaksanaan tugas pokok di wilayah. Adapun data wanwil yang perlu diinventarisi adalah data rencana tata ruang wilayah termasuk data Geografi (Luas, letak, jenis tanah, suhu, curah hujan), data Demografi (penduduk) dan data Konsos (Ipoleksosbudhan) serta mencakup sumber daya alam dan buatan guna menentukan daerah strategis yang digunakan untuk daerah tempur, pengembangan daerah belakang, daerah pangkal perlawanan guna mempersiapkan potensi Nasional menjadi kekuatan pertahanan yang dipersiapkan sejak dini beserta kekuatan pendukungnya, khususnya di wilayah Kota Malang.

Keberhasilan dalam menghimpun, menyusun dan menginvetarisasi data Wanwil tak lepas dari peran Babinsa (Bintara Pembina Desa) sebagai ujung tombak komando kewilayahan. Dengan metode Binter serta berkoordinasi yang baik bersama Babinkamtibmas dan Aparat Kelurahan/Desa dan komponen masyarakat yang berada di wilayah binaanya. Pendataan secara valid dan akurat akan digunakan sebagai bahan kajian bagi pimpinan TNI dalam menentukan kebijakan daerah.( JKW )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *