Tujuh Bidang Ilmu UB Masuk Top Ranking THE World University

Malangpariwara.com – Universitas Brawijaya Malang kembali tercatat menjadi salah satu Universitas masuk ranking di THE World University, bahkan dari 11
subject UB mencatatkan 7 subject.

Pada akhir bulan Oktober 2020, THE kembali merilis ranking top perguruan tinggi dunia berdasarkan subject (bidang ilmu) atau THE World University Rangking 2021 by Subjects.

Rektor UB, Prof. Nuhfil Hanani, mengatakan
UB masuk dalam ranking untuk 7 dari 11 subject yang ada, yaitu:
Pertama, Ranking 601+ dalam bidang Business and Economics;
Kedua, Ranking 601+ dalam bidang Clinical, Pre-Clinical, and Health;
Ketiga, Ranking 801+ dalam bidang Computer Science;
Keempat, Ranking 1001+ dalam bidang Engineering and Technology;
Kelima, Ranking 801+ dalam bidang Life Sciences;
Keenam, Ranking 1001+ dalam bidang Physical Sciences;
Ketuju, Ranking 601+ dalam bidang Social Sciences;

“Saya sangat bersyukur atas capaian ini dan mengapresiasi kerja keras seluruh civitas akademika UB. Capaian ini sangat membanggakan jauh lebih baik daripada tahun sebelumnya, dari 3 subject menjadi 7 subject,” bebernya.

Peningkatan indikator bidang Industrial Income, menjadi salah satu faktor yang mendorong bidang Clinical and Health UB masuk pada ranking 601+.
Pada bidang ini UB berada pada urutan kedua bersama dua perguruan tinggi yang lain berada pada ranking dua (601+) setelah UI (301-400).

Sedangkan untuk bidang Business and Economics, UB berada pada urutan ketiga (601+) bersama empat perguruan tinggi yang lain setelah UGM dan UI (501-600).

Untuk bidang Computer Science, UB berada pada urutan ke 5 (801+). Untuk bidang Engineering and Technology, UB berada pada urutan ke-6 (1001+) bersama dua perguruan tinggi yang lain.

Untuk bidang Life Sciences, UB berada pada urutan ke-3 (801+) bersama empat perguruan tinggi yang lain.

Untuk bidang Physical Sciences, UB berada pada urutan ke-4 (1001+) bersama dua perguruan tinggi yang lain.

Yang patut dibanggakan lagi adalah masuknya bidang Social Sciences sebagai salah satu bidang ilmu Universitas Brawijaya yang masuk dalam daftar top perguruan tinggi by subject.

UB berada pada urutan ke-2 (601+) bersama dua perguruan tinggi yang lain setelah UI (501-600). Selama ini ranking internasional UB, didominasi oleh bidang-bidang sains, teknologi, dan Kesehatan.

“Kriteria ranking ini mencakup sebagian besar aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang artinya bahwa Universitas Brawijaya saat ini mampu menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia terutama pada tujuh bidang tersebut,” tambah Nuhfil.

Hal ini juga sejalan dengan visi UB sebagai perguruan tinggi bereputasi internasional.

Nuhfil juga berharap agar prestasi ini terus ditingkatkan sehingga UB bisa mencapai rangking yang lebih bagus lagi. Diharapkan pula, pada tahun-tahun mendatang ada tambahan dari bidang lain yang belum masuk ranking yaitu Art and Humanity, Education, Psychology, dan Law.

Senada, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Aulanni’am, yang juga merupakan salah satu inovator bidang kesehatan menyampaikan bahwa capaian ini harus membuat UB semakin percaya diri untuk menjalin kerjasama dengan industri farmasi melalui harmonisasi dengan industri untuk melakukan translational research.

“Kami sangat berterima kasih atas peran fakultas-fakultas bidang sosial humaniora yang telah meningkatkan perannya dalam reputasi internasional UB. Kunci dari capaian ini adalah meningkatnya publikasi karya ilmiah internasional, jalinan kerjasama internasional, dan Kerjasama industri,” timpal Aulanni’am.

Sementara itu, pada bulan September 2020 lalu Universitas Brawijaya dinyatakan masuk sebagai salah satu top perguruan tinggi versi Times Higher Education (THE) World University Ranking 2021 bersama tujuh perguruan tinggi di Indonesia.

Universitas Brawijaya berada pada urutan ke-3 pada list ranking yang dikeluarkan oleh THE untuk 1500 PT dari 93 negara yang memenuhi syarat.

THE World University Rankings menggunakan indikator untuk merangking PT tersebut yang terbagi kedalam lima pilar yaitu teaching, research, citations, international outlook, industry income. ( JKW )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *