Begini Cara Persada Hospital Bantu Putus Rantai Penyebaran Covid-19

dr. Ellys Shinta Safitri dari persada Hospital saat melakukan sosialisasi Covud-19 kepada warka Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawatimur( ist)

Jum’at 20 November 2020

Malangpariwara.com

Covid-19 juga dikenal sebagai pandemi virus korona, adalah pandemi penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) yang sedang berlangsung yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2), pertama kali diidentifikasi pada Desember 2019 di Wuhan, Cina. 

Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan wabah tersebut sebagai Kesehatan Masyarakat Darurat. Perhatian Internasional pada Januari 2020 dan pandemi pada Maret 2020.

Pada 19 November 2020, lebih dari 56,4  juta kasus telah dikonfirmasi, dengan lebih dari 1,35 juta kematian dikaitkan dengan COVID-19.

Melihat kondisi Pandemi COVID-19 yang sampai hari ini tak kunjung kapan berakhirnya memantik Sebuah Rumahsakit ikut prihatin dan berbuat sesuatu untuk mencegah memutus serta mensosialisasikan bagaimana masyarakat harus bersikap .

Persada Hospital rumah sakit swasta tempatnya paling unjung Utara Kota Malang tak hanya tinggal diam hanya menerima ataupun merawat pasien saja tetapi juga ada program Kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk “Sosialiasi COVID-19”

Bentuk pengabdian masyarakat ini, Persada Hospital menurunkan dr umum dan ahli Gizinya untuk blusukan ke kampung kampung.

Sosialisasi Covid-19 Persada Hospital kepada masyarakat

Dalam gerakan sosialisasi itu Persada Hospital melibatkan tiga narasumber, yaitu satu dokter umum (dr. Ellys Shinta Safitri) dan dua ahli gizi Persada Hospital (Andayu Nareswari, S. Gz dan Faiz Wildani Nisa, S. Tr. Gz).

Terbaru Persada Hospital kembali bergerak untuk “Sosialiasi COVID-19” kepada para warga Kelurahan Purwodadi pada hari Rabu, 18 November 2020 dan di Aula Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing Kota Malang Jawa Timur.

Tema yang diangkat kali ini adalah seputar COVID-19 dan pola gizi yang baik untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan cara membagi kegiatan sosialisasi menjadi dua sesi agar tidak terjadi kerumunan warga.

Kegiatan edukasi ini dihadiri oleh kurang lebih 60 warga Kelurahan Purwodadi yang terdiri dari para Kader Kelurahan Purwodadi, perwakilan perangkat wilayah setempat, karang taruna, dan warga sekitar Purwodadi.

Dalam kegiatan ini, Persada Hospital berpesan kepada seluruh warga agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar dapat mencegah penyebaran COVID-19 di masyarakat melalui 3M( memakai masker, mencuci tangan pakai sabun Diar mengalir dan selalu menjaga jarak dengan orang lain). Selain itu, juga mengingatkan masyarakat untuk konsumsi makanan bergizi seimbang dan aman untuk meningkatkan imunitas tubuh dan menurunkan risiko penyakit kronis serta infeksi.

Dalam paparannya dr. Ellys Shinta Safitri, didampingi ahli gizi Andayu Nareswari, S. Gz.,dan Faiz Wildani Nisa, S. Tr. Gz menjelaskan bagaimana pengaruh imun terhadap rawannya tubuh tertular Covid 19?

“Dengan respon imun yang baik, tubuh yang terinfeksi COVID-19 akan bereaksi ringan, bahkan tidak mengeluarkan gejala klinis atau yang dulu kita sebut dengan OTG (Orang Tanpa Gejala) atau terkonfirmasi tanpa gejala. Saat respon imun tubuh buruk, infeksi virus tersebut dapat mengeluarkan gejala klinis yang sedang hingga berat,” terang dr. Ellys Shinta Safitri.

Untuk memutus rantai penyebaran covid-19 ini yang harus dilakukan masyarakat yaitu masyarakat dapat bersama-sama saling mengingatkan dan mengimbau tetang pentingnya memakai masker, cuci tangan, dan menghindari kerumunan.

“Jikalau perlu, para perangkat wilayah setempat seperti Ketua RT, Ketua RW maupun Kepala Lurah menunda terlebih dahulu terkait acara yang dapat mengumpulkan masa, seperti arisan, kegiatan dasawisma, tahlilan, hingga hajatan yang masih berada dalam lingkup areanya,” tukas dr. Ellys Shinta Safitri
zk.

Terpisah, Kitty kepala Infokom, didampingi Aldo Humas Persada Hospital menjelaskan bahwa kegiatan diluar yang dilakukan Persada Hospital terjun langsung ke masyarakat tentunya terselenggara dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu Kitty juga memberi pemahaman kepada kekhawatiran masyarakat ke RS dimasa Pandemi.

“Di masa pandemi seperti ini, rumah sakit juga harus mampu beradaptasi dan tetap gencar melakukan pelayanan yang prima dengan menjunjung tinggi standar protokol kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu takut dan khawatir untuk pergi ke rumah sakit,” jelasnya kepada Malangpariwara.( JKW )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *