PMI Kota Malang Mengirim Tim “PKDD” di Bencana Banjir NTT dan Dompu NTB

Foto: Tim Pelayanan Kesehatan Dasar Darurat, PMI Kota Malang setiba di Bencana Banjir NTT dan Dompu NTB.( Ist)

Kamis, 8 April 2021

Malangpariwara.com
Guna membantu korban bencana banjir di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (8/4/21) pagi, PMI Kota Malang menerjunkan tim ke daerah terdampak bencana alam.

Sasaran lokasi untuk penempatan awal tim medis adalah di Kabupaten Bima dan Kabupaten Lembata. Tim yang diterjunkan akan bekerja selama 15 hari ke depan.

Informasinya, wilayah NTB yang tergenang banjir adalah Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

Hujan tersebut menyebabkan kerusakan di sejumlah bendungan, di antaranya Bendung Parado rusak ringan, Bendung Ompu Ridu rusak sedang, Bendung Ncangkai dan Bendung Ompu Java.

Hujan tersebut menyebabkan banjir di sembilan titik jalan nasional sepanjang 2.150 meter, yakni di lima titik Ruas Jalan Sila – Talabiu, dua titik di Ruas Jalan Talabiu, dan dua titik di ruas Jalan Batas Kota Dompu – Sila.

Di samping itu, terdapat enam jembatan rusak, yakni Jembatan Leu, Jembatan Rade, Jembatan Woro, Jembatan Campa, Jembatan Sig Rato, dan Jembatan Rasabo.

Penanganan tanggap darurat yang dilakukan, yakni mobilisasi enam mobil tangki air, pembersihan sedimentasi, dan material bawaan banjir pada jalan dan jembatan serta inventarisasi kerusakan. Sementara, penanganan tindak lanjut dengan normalisasi dan perkuatan tebing sungai yang rusak.

“Kami kirimkan tiga orang untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir besar di Kabupaten Bima, NTB, dan Flores, serta banjir lahar dingin di Kabupaten Lembata, NTT,” petugas ke Bencana Dompu Bima dr. Laily Agustina, S.Ked; Wahyu Iman Sancoko, A.md. Kep. Andrie Krisnata, A.md.Kep,”terang Kepala UPT Pelayanan PMI Kota Malang, Heri Suwarsono.

Tiga orang yang merupakan tenaga medis tersebut sudah tiba di Dompu, Kabupaten Bima, NTB sejak siang tadi.

“Mereka berangkat dari Surabaya menggunakan pesawat Citylink pukul 04.00 tadi, sekarang sudah tiba di Bima,” jelas Heri.

Tantangan Medan yang sulit dilalui karena jalan Akses Rusak akibat banjir
sudah biasa dilakukan Tim Pelayanan Kesehatan Dasar Darurat PMI Kota Malang.

“Untuk mobilitas kami pakai mobil dable Cabine untuk menuju Desa Madapangga. Mobil operasional tersebut telah disediakan oleh tim setempat,” ungkap Heri.

“Selama 15 hari mobile di NTB dan NTT, yang terdampak bencana. Kami disediakan kendaraan dan sudah berkoordinasi dengan tim setempat,” pungkas Heri.

Pemberangkatan Tim Medis dari PMI Kota Malang ini, didukung oleh Anggaran PMI Pusat Jakarta.(JKW )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *