Tuntaskan Program Santunan Anak Yatim, Komunitas Aksara Tumapel Kunjungi Dua PA

Foto: Simbolis M Taufik menyerahkan santunan dari para donatur Akasara Tumapel di Pondok Anak Yatim dan Dhuafa Darus Sa'adah.(ist)

Jum’at, 23 April 2021

Malangpariwara.com
Kejar target 400 anak Yatim, Komunitas Aksara Tumapel Kunjungi dua Panti Asuhan dalam sehari Jum’at (23/4/21).

Kali ini Komunitas yang di pimpin Liga Alam bersama M Taufik ini mendatangi Panti Asuhan Yatim Piatu “Ar- Rahman” kelapa sawit 74 Kota Malang dan Panti Asuhan Yatim Dhu’afah Darus Sa’adah Kota Batu.

M Taufik datang bersama Liga Alam agenda pertama setelah sholat Jum’at ( 23/4/21) mendatangi Panti Asuhan Yatim Piatu “Ar- Rahman” kelapa sawit 74 yang diasuh Andayani Isnawan (Aan).

Jumlah anak asuh di PA At-Rahman sebanyak 23 anak mulai dari TK, MI SMP, SMA.

Sejak dibangun tahun 2008 mulai berdiri, baru dua tahun ini PA sangat memprihatinkan karena donatur merosot drastis.

” Ya sudah sejak tahun lalu, jadi dua Ramadan kondisi panti serba kekurangan karena para donatur banyak yang tidak datang lagi memberi santunan,” katanya.

Simbolis M Taufik dari Komunitas Aksara tumapel menyerahkan santunan anak Yatim kepada Penghuni asrama paling kecil.

“Saya merasa terharu dan senang Panti Asuhan kami di datangi dan anak anak di beri santunan oleh Komunitas Aksara Tumapel. Semoga Aksara Tumapel Istiqomah dalam membantu kami,” pungkas Pengasuh “Ar- Rahman”.

Selain ke PA Ar- Rohman Jl Kepala sawit, Komunitas Aksara Tumapel juga mendatangi beberapa yayasan Anak Yatim untuk menyalurkan Bantuan Sembako dan Uang Tunai untuk Anak Yatim, diantaranya Pondok Khusus Anak Yatim dan Dhu’afa Darus Sa’adah di jl Wukir Gg Pondok no. 186 A Temas Kota Batu Jawa Timur.

Ketua Komunitas Aksara Tumapel Liga Alam bersama Ketua pelaksana kegiatan tahunan santuni anak Yatim M.Taufik diterima langsung oleh Ketua Pondok Darus Sa’adah H.A.Munir Fathulloh.

“Saya sangat bersyukur dengan kedatangan pengurus Komunitas Aksara Tumapel ke tempat pondok kami dengan menyantuni anak yatim serta memberi bantuan sembako. Semoga apa yang diberikan ini Barokah banyak membawa manfaat bagi anak anak asuhan Pondok Darus Sa’ adah,” ujar Ustad Munir.

Suasana Pondok Darus Sa’adah
Menurut keterangan Ust Munir, yang tinggal di Pondok berjumlah 80 anak putra dan putri sedangkan diluar pondok yang menjadi tanggungan Darus Sa’ada juga banyak terutama kaum Dhu’afah yang disantuni setiap bulannya.

“Alhamdulillah berkat bantuan donatur dan lembaga lembaga dermawan lainnya, kami bisa menghidupi sekian banyak anak asuh Yatim dan Dhu’afa. Untuk setiap bulan kami harus mengeluarkan anggaran sebesar 50 Juta rupiah namun semua bisa teratasi karena kami juga punya jamaah pengajian yang selalu membantu melalui kotak amal.

Ust Munir mengutarakan, “Sedekah tidak akan mengurangi harta si pemberi. Justru pintu rezeki terbuka melalui sedekah.

Sebagaimana terdapat dalam hadits :
“ Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim)

Dalam hadist dijelaskan, sedekah tidak akan mengurangi harta. Walaupun secara fisik berkurang, namun harta yang disedekahkan akan menjadi berkah. Sehingga kekurangannya tersebut tertutupi oleh keberkahannya.

“Apa yang dilakukan Komunitas Aksara Tumapel Ini harusnya menjadi contoh dan pemantik bagi komunitas komunitas lainnya,” tukas Ust Munir bersyukur.

Sementara itu menurut M Taufik, Kegiatan sosial Komunitas Aksara Tumapel ini meski bertepatan dengan mewabahnya virus corona 19 masih terlaksana juga walaupun tekniknya berbeda.

“Sesuai aturan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah daerah Malang Raya menganjurkan masyarakat untuk menerapkan social distancing atau pembatasan sosial, maka Komunitas aksara Tumapel merubah teknik penyaluran bantuan sosial berupa sembako dan uang tunai untuk anak yatim secara dor to dor mengunjungi panti panti asuhan anak Yatim, berbeda dari tahun lalu mengumpulkan anak yatim dan dhuafa hingga terkumpul 400 anak untuk disantuni dan buka bersama,” terang M Faufik mendampingi Liga Alam.

Moch Taufik sangat bersyukur, kegiatan tahunan yang ke18 ini masih bisa terlaksana meski harus mendatangi satu persatu yayasan atau panti asuhan anak yatim.

“Tahun lalu kami seperti biasa melaksanakan kegiatan pemberian santunan sekaligus mengajak berbuka bersama anak asuh dengan jajaran relawan Aksara Tumapel Malang yang di laksanakan awal bulan Ramadhan di gedung perpustakaan jalan besar ijen Malang, namun tahun ini kami cukup prihatin dengan musibah wabah pandemi covid 19, sehingga kami harus jemput bola b menyantuni 400 anak yang tersebar di beberapa panti Malang Raya,” pungkas M Taufik .( JKW )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *