Langgar Aturan Cafe Sepanjang Jalan Ikan Tombro Ditutup Petugas Gabungan

Foto: Petugas Gabungan saat menutup dan membubarkan pengunjung kafe di kawasan Sudimoro Kota Malang (ist)

Minggu, 2 Mei 2021

Malangpariwara.com
Tak mau kecolongan, Tim Gabungan TNI POLRI dan jajaran Pemkot Malang terpaksa menutup sejumlah Cafe yang melanggar PPKM Mikro.

Cafe yang di tutup yakni disepanjang Sudimoro hingga Jalan Ikan Tombro Kota Malang, Sabtu (1/5/21) malam.

Alasan pembubaran karena para pengunjung dan pihak kafe melanggar protokol kesehatan, terutama karena berkerumun. Lalu soal penutupan karena pihak kafe masih beroperasi di atas pukul 22.00 WIB.

Sudah jelas aturannya bahwa dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 14 tahun 2021 menyebutkan bahwa restoran, kafe, dan rumah makan jam operasionalnya selama ramadan harus tutup pukul 22.00 WIB.

Operasi itu terdiri dari jajaran Polresta Malang Kota sebanyak 30 personil, lalu Kodim 0833 ada 10 personil,  Denpom mengirim 5 personil, serta Satpol PP Kota Malang menerjunkan 60 personil

Antonio Viera, Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kota Malang membenarkan jika pihaknya bersama petugas lainnya sidak kafe di kawasan Sudimoro.

“Di cafe sawah itu kami cek prokes, sekaligus membubarkan pengunjung yang masih di cafe sampai di atas jam 10 malam. Di sepanjang sudimoro, baik kanan dan kiri,” ujar Antonio kepada Kabarmalangpariwara.com, Minggu (1/5/21

Operasi itu juga berdasarkan Perwal Kota Malang Nomor 30 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan prokes sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid 19.

Petugas gabungan bergerak menyisir kedai-kedai sejak pukul 21.30 WIB. Petugas hanya membubarkan pengunjung dan meminta pihak kafe untuk tutup.

“Kami tidak beri sanksi. Selanjutnya mereka (cafe) masih bisa buka. Awalnya teguran, kalau sampai tiga kali melanggar, akan kami lakukan penyegelan,” terangnya.

Anton, sapaan akrabnya, mengatakan operasi gabungan berikutnya masih akan berlangsung menyasar cafe-cafe yang tidak taat prokes dan melanggar SE Wali Kota Nomor 14 tahun 2021.

“Kami imbau mereka (pihak cafe) untuk memperhatikan SE wali kota, terutama jam operasional dan prokes bagi pengunjung,” pungkasnya.( JKW )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *