Siapkan Pasukan Pengamanan Jelang Idulfitri Pemkot Gelar Pasukan

Foto: Forpimda periksa kesiapan pasukan .(ist)

Rabu, 5 Mei 2021

Malangpariwara.com – Forpimda Kota Malang kerahkan 250 personel untuk menegakkan larangan mudik. Sekaligus, mendorong pelaksanaan protokol kesehatan selama libur panjang.

Rabu pagi (5/5/21), Forpimda Kota Malang mempersiapkan pasukan tersebut di Balaikota.
Hadir dalam apel kesiapan pasukan antara lain Wali Kota Malang Sutiaji, Kapolresta Kombes Pol Leonardus Simarmata serta Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona.
Sementara, peserta apel berasal dari sejumlah instansi. Yakni, Denpom V/3 Malang, Kodim 0833 Kota Malang, Brimob Polda, Polresta Makota, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Bakesbangpol, BPBD serta sejumlah ormas.
Wali Kota Malang sebagai pimpinan apel, menegaskan sejumlah hal sebelum pelaksanaan penegakan larangan mudik.

“Presiden Joko Widodo menjelaskan keputusan ini berdasarkan pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah libur panjang. Peningkatannya sebesar 93 persen pada 2020 lalu,” kutib Sutiaji.

Pada tahun lalu, larangan mudik sudah berlaku. Tetapi, masih ada 17,5 juta orang yang tetap mudik.
Karena itu, Sutiaji berharap Ops Ketupat 2021 sejak 6 sampai 17 Mei ini bisa efektif. Dia siap mendukung upaya TNI Polri mencegah penyebaran covid-19.

“Semangat yang ingin saya tanamkan adalah upaya mencegah penyebaran covid-19 melalui penyekatan dan penegakan protokol kesehatan,” bebernya.

Menurut Sutiaji, ini menunjukkan langkah pre-fentif dan preventif yang humanis. Sehingga, masyarakat bisa mematuhi prokes.

“Tujuan akhir dari ini adalah masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman serta terhindar dari bahaya covid-19,” imbuhnya.

Dia pun memberi semangat kepada seluruh petugas yang akan melakukan penyekatan. Sutiaji juga meminta petugas meningkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Senada, Dandim Kota Malang pun siap mendukung kesuksesan penyekatan larangan mudik tahun ini. Ferdian juga mengingatkan jajarannya untuk waspada.

“Kami mengimbau jajaran untuk selalu waspada. Karena, mereka akan menghadapi banyak orang di tiap pos penyekatan. Harus tetap tegakkan prokes diri sendiri, sebelum tegakkan prokes orang lain,” tukas Ferdian.(JKW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *