“Depan RPH Dinilai Rawan Kecelakaan, Satlantas Polresta Makota Hadirkan PPBT”

Kapolresta Makota Kombes Pol Leo Simarmata didampingi Kasatlantas AKP Yoppi A Khrisna. Ketika memakaikan topi pada relawan (RJT/RMS) secara simbolis bertanda pelaksanaan PPBT dilaksanakan, Rabu (12/05/2021). Foto : Naw

Rabu, 12 Mei 2021

Malangpariwara.com
Pos Pantau Blackspot Therapy (PPBT) Satlantas Polresta Malang Kota di Jalan Kol. Sugiono Kecamatan Sukun yakni depan rumah potong hewan (RPH). Diresmikan oleh Kapolresta Makota Kombes Pol Leo Simarmata dengan ditandai pengguntingan pita dan pemakaian topi kepada relawan secara simbolis, Rabu (12/05/2021).

Usai meresmikan, Kapolresta Makota Kombes Pol Leo Simarmata mengatakan, kehadiran PPBT berdasarkan hasil evaluasi bersama antara Satlantas Polresta Makota dan Pemkot yakni Dishub.

“Pasalnya, jalur poros di sini. Kami mengevaluasinya kategorinya rawan kecelakaan, sehingga PPBT ditempatkan di sini untuk meminimalisir atau menekan angka kecelakaan,” kata Kapolresta.

“Kami bersama Dinas Perhubungan (Dishub) setempat dan PSC 119 (Dinkes) serta para relawan (RJT). Siap mengawal dan melaksanakan edukasi maupun memberikan peringatan (therapy) bagi pengguna jalan, agar lebih hati – hati dalam berkendara,” tandasnya.

“Utamanya lagi senantiasa memperhatikan dan mentaati rambu – rambu lalu lintas yang ada supaya tidak melanggarnya,” imbuh mantan Wakapolrestabes Surabaya.

Selain dari itu, penempatan PPBT Satlantas ini sifatnya berkelanjutan dan berkesinambungan. “Kita akan membawanya ke forum lalu lintas, guna membahasnya lebih detail lagi dalam pelaksanaannya,” terang orang nomor satu di Polresta Makota ini.

Terpisah, Kasatlantas AKP Yoppi A Khrisna menambahkan, “Keberadaan PPBT ini untuk dipahami bersama oleh masyarakat Kota Malang dan sekitarnya. Bahwa jalur poros sini rawan terjadinya kecelakaan hingga menyebabkan kematian,” tambah AKP Yoppi.

“Untuk itu, masyarakat khususnya pengguna jalan diimbau untuk lebih waspada atau hati – hati dalam berkendara. Kami pun dalam memberikan peringatan kepada pengendara agar lebih waspada yakni dengan pemasangan Blue Light (lampu rotator biru) sebagai tanda kawasan Blackspot Therapy,” bebernya.

“Disamping itu, kami pun secara periodik akan melakukan patroli di seputaran PPBT. Dalam rangka meminimalisir angka kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas. Bilamana terjadi kecelakaan, maka PSC 119 dari Dinkes dibantu relawan RJT siap mengevakuasi korban ke RS terdekat PPBT sini,” pungkasnya. (Naw/Jkw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *