Problem Pasar Gadang, Pj Wali Kota Malang Rencana Panggil Investor Usai Pemilu

Selasa, 6 Februari 2024

Malangpariwara.com – Masih terkatung katung, permasalahan Pasar Gadang sampai saat ini masih belum menemui kata finis. Hal tersebut lantaran sejumlah persoalan yang ada di Pasar Gadang, masih belum dapat dituntaskan dengan baik.

Seperti jalan berlubang hingga kemacetan akibat bongkar muat barang yang tidak teratur. Selain itu, sisa-sisa jualan yang tak sengaja jatuh di jalan dan terabaikan, tak jarang membuat ruas jalan di pasar ini menjadi terkesan kumuh.

Kemeja putih PJ. Walikota Malang Wahyu Hidayat (Djoko W)

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat pun tak memungkiri hal itu. Bahkan persoalan itu terjadi sudah sejak lama dan membuat kekacauan di jalan. Belum lagi jalan berlubang yang biasanya tergenang air. Meski diperbaiki, terkadang juga muncul kembali.

“Karena ada pasar di situ, buang di situ dan akhirnya bolong lagi, jalannya rusak lagi. Kita saat ini sedang mengkaji terkait persoalan Pasar Gadang itu,” ujar Wahyu.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana untuk memperdalam kajian yang ada di dalam perjanjian kerjasama (PKS). Untuk selanjutnya memanggil pihak investor yang bersangkutan untuk melakukan pembahasan bersama.

“Setelah kita mempelajari kajian PKS nya, kita akan panggil, permasalahannya apa. Seperti apa yang dilakukan oleh mereka, dan apa yang harus dilakukan oleh Pemkot Malang, itu yang kita lihat,” terang Wahyu.

Suasana pasar Induk Gadang siang hari (Djoko W)

Menurutnya, dalam hal ini harus ada tanggung jawab, hak dan kewajiban yang harus dilakukan oleh investor. Sebab dirinya tak ingin masalah itu terus berlarut dan menimbulkan dampak lain yang tak diinginkan.

“Kita akan cari solusi untuk selesaikan. Kalau Pasar Gadang ini tidak selesai, dampaknya itu banyak,” imbuh Wahyu.

Belum pasti kapan pihak investor akan dipanggil. Namun menurutnya akan dilakukan dalam waktu dekat. Setidaknya, bisa dilakukan setelah Pemilihan Umum (Pemilu) yang pelaksanannya tak kurang dari dua pekan lagi.

“Sekarang kita masih mempelajari, mungkin setelah Pilpres besok kita bisa panggil. Kita pahami dulu PKS nya, agar nanti ada koordinasi yang matang saat kita panggil mereka,” pungkasnya.(Djoko W)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *