Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Apresiasi Jiwa Gotong Royong Warga RW 9 Purwantoro

foto: Wakil Ketua DPRD Kota Malang H. Abdurohman, Ketua Kader Lingkungan Kelurahan Purwantoro, H. Ir Bambang Irianto, Lurah Purwantoro Moch Hadi menyaksikan secara langung apa yang dilakukan seluruh pengurus RT dan RW dalam berinovasi gotong royong.(jkw)

Minggu, 21 Juni 2020

Malangpariwara.com
Dalam rangka membantu sesama dimasa darurat Pendemi Covid 19, dipelopori ibu ibu PKK RW 9, setiap pekan warga yang terdiri dari 6 RT ini bisa memanfaatkan Warung Guyup Gratis.

Warung Guyub Gratis ini setiap pekannya lokasinya berpindah pindah jemput bola mendekati dua wilayah RT.

Hari ini, Minggu ( 21/6/20) Warung Guyub Gratis yang digelar di wilayah RT.5 dan RT.6 mulai pukul 7 hingga pukul 08.00 ludes di borong ibu ibu. Tak kurang dari seratus ibu ibu asyik berbelanja gratis sesuai kebutuhan dengan tertip
tentunya juga menerapkan berbagai protokol kesehatan Covid-19.

Dengan tertip tetap jaga jarak dan mengenakan masker warga belanja gratis

Ada yang Istimewa Minggu pagi (21/6/20) di RW 9 Purwantoro, sebagai wujud dukungan dan penghargaan atas inovasi dan inisiatif yang dilakukan oleh warga masyarakat dalam menciptakan kemandirian dalam menghadapi pandemi virus corona (Corona Virus Disease/Covid-19) ini, Wakil Ketua DPRD Kota Malang H. Abdurohman, Ketua Kader Lingkungan Kelurahan Purwantoro, H. Ir Bambang Irianto, Lurah Purwantoro Moch Hadi menyaksikan secara langung apa yang dilakukan seluruh pengurus RT dan RW dalam berinovasi gotong royong.

Dalam sambutannya, H Abdurohman sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan warga tentunya dengan bimbingan para tokoh dan orang orang yang peduli akan kegotong royongan seperti yang ditanamkan Bambang Ir manager 3G ” Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya.

“langkah warga ini mencerminkan nilai-nilai yang ada pada Pancasila. Nilai itu adalah penekanan kepada jiwa gotong royong yang diterapkan di tingkat kampung,” kata Wakil Ketua Dewan yang berangkat melalui Dapil Blimbing dari PKB itu.

Partisipasi masyarakat bersatu dalam mengatasi kesulitan-kesulitan di masa pandemi Covid-19, khususnya dampak ekonomi patut dicontoh.

Tak mau ketinggalan untuk memenuhi kebutuhan belanja gratis meski harus menggendong bayi sekalipun

“Kami menghargai nilai sosial dalam kegiatan ini. Tidak ada batas antara masyarakat yang mampu dengan tidak mampu,” terangnya.

Abdurohman juga berharap dengan kegiatan ini bisa dicontoh oleh kelurahan atau pun kampung lain. Menurutnya, kegiatan positif ini juga bisa menjadi upaya untuk mengawasi penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan pemerintah harus hadir mensuport.

Sementara itu, Ketua RW 9 Kelurahan Purwantoro, Dery Erliawan menyebutkan bahwa kegiatan sosial masyarakat ini telah berlangsung sejak tiga pekan lalu. Setiap pekan, masing-masing RT memberikan partisipasi untuk program Warung Guyup Rukun RW 9.

“Beri seikhlasnya, ambil secukupnya. Itu yang menjadi niat kami dalam program gotong royong ini,” kata Dery menambahkan.

Ketua RW 09 Purwantoro Dery Erliawan

“Hari ini Putaran Pertama minggu ke tiga jadi sudah 3 titik kita lakukan blonjo gratis di Warung Guyup. Setelah ini kita evaluasi bisa saja program kedepan berbeda polanya. Mungkin tidak gratis lagi tetapi bisa diberi nama blonjo serba dua ribuan begitu,” timpal Ibu RW 9 yang saat itu mendampingi Dery Erliawan.

Ditempat yang sama Malangpariwara mencoba berbincang bincang dengan salah satu warga RT. 4 RW.9 mbak Nur usai belanja gratis.

Mbak Nur mengaku sangat senang dengan adanya Warung Guyub ini karena sangat membantu apalagi kondisi Covid sekarang ini semua susah.

Tampak sumringah mbak Nur warga RT 4 menunjukkan belanjaan gratisnya

” lumayan lah saya ambil paket sayuran wajib, lauk pauk, beras dan minyak goreng mas, kalau bisa program ini berlanjut,” harapnya.

Ketua Kader Lingkungan Kelurahan Purwantoro H.Ir Bambang Irianto menyebut bahwa RW 09 masih terlalu dini kalau mau menyatakan sebagai kampung tangguh. Masih banyak indikator yang harus dipenuhi.

” Ya memang harus bertahap untuk menuju Kampung tangguh perlu pendampingan. Jadi RW 09 saya bina dalam rangka membangun lingkungan. Bukan dalam rangka kampung tangguh,” pungkas penerima Kalpataru Pembina Lingkungan dari Presiden RI Joko Widodo.( JKW )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *