Pacu Publikasi Karya Ilmiah Bidang Rekayasa, Polinema Gelar Tiga Seminar Sekaligus

Foto: Direktur Politeknik Negeri Malang, Drs. Awan Setiawan, MMT., M.M. saat membuka ATASEC 2021.(ist)

Rabu, 25 September 2021

Malangpariwara.com – Meski pandemi tak menyurutkan komitmen Polinema untuk tetap menggelar agenda tahunannya walaupun acara seminar dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.

Seperti yang digelar Selasa (14/9/21) POLINEMA kembali menggelar Seminar Internasional Teknologi , Ilmu Pengetahuan dan Teknik Terapan untuk yang ke-3 kalinya (ATASEC 2021) dengan mengusung tema “Emerging Research in Vocational Education for Industrial Revolution”.

ATASEC 2021 yang diselenggarakan bersamaan dengan Seminar Nasional Gabungan Bidang Rekayasa (SNGBR) ke-12. Tema dari SNGBR 2021 ini ialah “ Penerapan Riset Pendidikan Vokasi untuk Pengembangan Teknologi Kesadaran Situasional (Situasional Awareness Technology) ini dibuka langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Malang, Drs. Awan Setiawan, MMT., M.M.

Pada kesempatan tersebut, Direktur POLINEMA menyampaikan apresiasi kepada panitia, pembicara dan peserta ATASEC, IEIT, dan SNGBR yang tetap antusias mengikuti kegiatan ini meskipun dilaksanakan secara daring.

“Konferensi ini akan berfungsi sebagai ruang untuk berbagi pengetahuan dari para peneliti dan industri, terutama dari bidang teknologi dan sains ke tingkat yang lebih tinggi”, ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia ATESEC, IEIT, SNGBR 2021 , Dr. Eng. Rosa Andrie Asmara, ST., MT., menjelaskan bahwa
untuk pertama kalinya, POLINEMA menyelenggarakan seminar Internasional bagi Teknologi Elektro dan Informatika yang diberi nama IEIT 2021.

“International Conference on Electrical and Information Technology (IEIT) adalah acara tahunan yang diselenggarakan dengan motivasi untuk menyediakan platform internasional bagi para akademisi, peneliti, insinyur, peserta industri, dan mahasiswa penelitian di seluruh dunia untuk berbagi temuan penelitian mereka. IEIT 2021 dikhususkan untuk berbagai temuan penelitian pada ranah Teknik Elektro dan Teknik Informatika,” urainya.

“Dari 145 peserta telah menyampaikan abstrak kepada panitia dan akan dipresentasikan pada seminar ini. Para peserta tersebut diwajibkan untuk mengumpulkan full paper yang akan direview oleh panitia dan dikirimkan kepada AIP. AIP adalah publisher terindeks scopus. Full paper yang layak akan diterbitkan oleh AIP. Sedangkan untuk peserta IEIT, full paper akan direview oleh panitia dan dikirimkan kepada IEEE. IEEE juga merupakan publisher ternama yang telah terindeks scopus,” imbuh
Ketua Panitia ATESEC, IEIT, SNGBR 2021.

Pembicara pada seminar internasional (ATESEC dan IEIT) kali ini adalah Prof. Hajime Miyauchi (Profesor Sekolah Pascasarjana Sains dan Teknologi, Universitas Kumamoto, Jepang), Prof. M.A. Burhanuddin (Professor Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, Universitas Teknikal Malaysia Melaka, Malaysia), Dr. Ika Kartika, S.T.,M.T. (Pusat Penelitian Material dan Metalurgi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), dan Indrazno Siradjuddin, ST., MT., Ph.D. (Dosen Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Malang, Indonesia). Sedangkan pembicara pada seminar nasional (SNGBR) adalah Dr. Eng. Erfan Rohadi, ST., MT., (Kepala UPT Penelitian dan Pengabdian Politeknik Negeri Malang, dan Mudakir, ST. (Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi PT.PLN ).(Djoko Winahyu/Malangpariwara )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *