Sutiaji Yakin Karang Taruna Kota Malang 2020-2025 Bisa Lebih Hidup

foto: penyerahan Panji Karang Taruna dari Walikota Malang kepada Ketua karang Taruna terpilih periode 2020-2025.( Foto: Djoko W )

Minggu, 3 Oktober 2021-

Malangpariwara.com
65 Pengurus Karang Taruna Kota Malang masa bakti 2020-2025 dilantik dan di kukuhkan Walikota Malang Sutiaji di ruang sidang Balai Kota Malang, Ahad (3/10/21).

Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan, ditengah pandemi Covid-19 ini tidak hanya Indonesia saja yang mengalami krisis ekonomi global, namun dunia juga mengalami guncangan luar biasa.

Walikota Malang sutiaji membacakan sumpah janji ditirukan 65

Untuk itu, dirinya berharap, momen seperti ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk menginventarisir persoalan-persoalan supaya dapat menjadi bentuk transformasi skill dan pengetahuan (knowledge) yang bisa membangun dan membawa bumi arema lebih baik.

“Organisasi ini bukan hanya partisipan. Independen tidak ada kecurigaan. Jangan ada kecemburuan. Kalau itu dilakukan berarti ketua melanggar sumpah. Jangan ada kecemburuan ayo kita rangkul, semua punya peran sama,” ucap Sutiaji, saat memberikan sambutan dalam pengukuhan Karang Taruna Kota Malang, Ahad (3/10/21).

Khidmad Ikuti sumpah janji pengukuhan

Sutiaji menjelaskan, Karang Taruna di Kota Malang yang sebelumnya mati suri ini, yakin bisa hidup kembali dan bisa besar sebagai mana komitmen bersama sesuai dengan keyakinan demografi Sumberdaya Manusia (SDM) maupun Sumberdaya Alam (SDA) agar bisa lebih kuat lagi dalam membangun Kota Malang, maupun Bangsa Indonesia.

“Saat ini dengan krisis global insyaallah indonesia telah diestimasi otonomi daerah. Indonesia jadi raksasa urutan ke 4 dibawah india, Amerika, Cina. Tapi tiga negara itu tidak punya SDA seperti kita. Indonesia memiliki semua SDM dan SDA ada di indonesia. Manusia terampil ada di indonesia,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Sutiaji, (Ahad 3/10/21) merupakan moment yang sangat penting karena punya lepasan banyak komunitas yang tidak dimiliki negara lain, dan diharapkan dapat terus memegang teguh visi-misi karang taruna serta komitmen menjalankan prinsip-prinsip dasar dan fungsi pokok karang taruna.

“Di sana (Negara lain) tidak ada namanya RT/RW, kekurangan dan karang taruna. Apalagi UMKM (Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah) menguasai otonomi dunia. Kelurahan punya itu. Kita kolaborasikan kita tunjukan dan kita kuatkan UMKM kita. 40 persen dari APBD berpihak ke UMKM di kepemimpinan pak jokowi,” tegasnya.

Kiri ketua Karang taruna Kota Malang Periode 2020-2025, Suryadi bersama Ketua karang taruna jatim Agus M

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Malang, Periode 2020-2025, Suryadi mengatakan, dalam kegiatan Pelantikan ini bukan hanya sebatas pengesahan dan Foto selfi belaka, namun ada nilai tanggung jawab, ada nilai moral dan sumpah yang kita ambil untuk berperan aktif ditengah-tengah masyarakat.

“Masyarakat berharap kepada kita semuanya sebagai pemuda-pemudi, karena mereka yakin dan percaya, pemuda adalah harapan bangsa, pemuda harus titip harapan bukan titip ratapan,” katanya.

Apalagi, lanjut Suryadi, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, tengah bekerja keras dalam menangani pandemi Covid-19 yang melibatkan semua pihak.

Untuk itu, kita sebagai Karang Taruna turut aktif membantu pemerintah dengan bergotong royong menangani pandemi agar segera teratasi dan berakhir.

“Ini tanggung jawab kita bersama, Karang taruna Kota Malang harus siap bergerak dan punya komitmen yang tinggi bersama pemerintah dalam penanganan pandemi ini. Kita akan menyatu untuk memperkuat pilar kampung tangguh,” urainya.

Kepala Dinas Sosial Dra. PENNY INDRIANI, MM

Terakhir Pria yang juga Politisi Milenial dari Partai Golongan Karya ( Golkar) ini berkomitmen akan berkolaborasi dengan Dinas Sosial untuk bekerja membangun kota malang mulai dari tingkat bawah, serta mengembalikan Marwah Karang Taruna Kota Malang. ” Bismillah ucapnya memohon kepada Allah, karena action di lapangan sudah dinanti masyarakat .( Djoko Winahyu )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *