Tim PM FEB UB Dampingi Petani Nanas Desa Sumberasri Kab. Blitar Kelola Keuangan dan Tingkatkan Mutu Produktifitas

Senin, 9 Oktober 2023
Malangpariwara.com –
Komoditas hortikultura unggulan Indonesia salah satunya ialah nanas yang telah berhasil menempati posisi ke tiga dunia dalam kegiatan ekspor, sehingga dapat memberikan peluang dan tantangan
dalam mendayagunakan kemampuan dan keunggulan yang dimiliki.
Banyaknya wilayah di Indonesia yang menjadi sentra produksi nanas, salah satunya di wilayah
Jawa Timur terdapat 75% lahan yang ditanami buah nanas, dan merupakan
penghasil nanas terbesar yaitu di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, sehingga wilayah tersebut menjadi lokasi untuk penelitian.
Melihat kondisi ini memantik Tim Pengabdian Masyarakat FEB UB untuk melakukan pendampingan kepada petani Nanas agar bisa meningkatkan nilai tambah petani nanas degan peningkatan produktivitas dan mutu produknya.
“Sehingga bisa mendapatkan pangsa pasar dan harga yang lebih baik lagi. Dan pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani terutama di bidang hortikultura,” tandas ketua Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) Dr. M. Khoiru Rusydi.
Kabupaten Blitar merupakan salah satu sentra penghasil nanas di Jawa Timur. Nanas menjadi komoditas unggulan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada pelaku usaha melalui pendampingan untuk melakukan pengembangan produk dan peningkatan kemampuan manajerial keuangan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2020) pada tahun 2019 Kabupaten Blitar menghasilkan 29.636,9 ton nanas sehingga menjadikan Provinsi Jawa Timur sebagai urutan kedua produksi nanas terbanyak di Indonesia.
Namun, saat ini selain hambatan produktivitas, petani nanas perlu melakukan inovasi produk dan pemasaran untuk meningkatkan daya saing produk dan peningkatan kesejahteraaan secara ekonomi tentunya.
Selain itu, kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kebutuhan mutlak terlaksananya kegiatan ekonomi yang dapat memberikan manfaat secara luas terutama bagi kesejahteraan masyarakat.
Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) yang dipimpin Dr. M. Khoiru Rusydi memberikan Pelatihan dan pendampingan dilakukan dalam beberapa kegiatan diantaranya adalah inovasi pengembangan produk, sosialisasi terkait digital marketing dan pelatihan desain juga foto produk.
Dalam hal manajerial terutama keuangan dilakukan pelatihan perhitungan HPP sampai dengan penentuan harga jual, dan pelatihan pembuatan laporan keuangan secara sederhana kepada Masyarakat di Desa Sumberasri, Kab. Blitar, Jawa Timur.
Kegiatan dilakukan secara beberapa kali pada rentan waktu 19 Agustus – 30 September 2023.
Pada kegiatan tersebut tim dari UB juga beberapa kali melakukan focus group discussion dengan pemerintah setempat, petani nanas dan UMKM di Desa Sumberasri untuk menentukan arah pengembangan seperti apa yang sesuai untuk komoditas nanas kedepannya.
Komitmen tim dan seluruh pihak yang terlibat dibuktikan dengan mulai adanya 20% UMKM yang telah ikut sosialisasi mampu melakukan pelaporan keuangan secara sederhana.
Selain itu pengembangan pilot test pembuatan selai nanas akan dilanjutkan dengan produksi yang lebih besar dan kerjasama dengan pusat oleh-oleh pada tahun selanjutnya.(Djoko W)