30 Agustus 2025

Asandra Salsabila: Ekraf di Kota Malang Potensi Inkubator Perkuat Tiga Hal Ini

Minggu, 19 November 2023

Malangpariwara.com – Pertumbuhan ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Malang masih terus berlanjut hingga saat ini. Apalagi, keberadaan Malang Creative Center (MCC) yang juga difungsikan sebagai inkubator bagi 16 subsektor ekonomi kreatif.

Seorang Data Consultant asal Kota Jakarta, Asandra Salsabila mengatakan bahwa ekraf di Kota Malang masih punya peluang besar untuk terus dikembangkan. Untuk mewujudkan hal itu, menurutnya ada 3 hal yang perlu dikuatkan.

Yakni penguatan sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi, data dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelegence (AI). Terlebih, perkembangan AI saat ini juga semakin masif dibicarakan beberapa waktu terakhir.

“Ketiganya harus bergerak secara paralel, jadi tidak bisa sendiri-sendiri. Harus beriringan,” ujar Asandra, Jumat (17/11/2023) saat ditemui pada Diskusi Ekonomi Kreatif dalam Pembukaan UKW PWI Malang Raya.

Gadis kelahiran 1999 ini memang ada tantangan untuk menguatkan ekraf di Kota Malang. Jika dibandingkan dengan kondisi di Jakarta, menurutnya ada perbedaan yang cukup signifikan terkait penetrasi yang dilakukan, informasi dan kesiapan SDM.

“Lets say di Jakarta, sekarang bisnis food and beverage (FnB) seperti bakery local saja, mereka sekarang sudah main aplikasi big data, data analisis User Interface (UI) research. Jadi mereka sangat berkembang dari sisi teknologi,” jelas wanita yang juga pegiat ekraf ini.

Selain itu menurutnya juga ada perbedaan pada segi permodalan. Menurutnya, di daerah yang lebih berkembang seperti Jakarta, sebuah perusahaan perintis dapat dengan mudah untuk bertemu dengan investor untuk memulai sebuah usaha.

Sedangkan di Kota Malang, menurutnya hal seperti itu masih belum bisa ditemukan seutuhnya. Artinya, masih ada persepsi bahwa untuk memulai sebuah usaha atau bisni, harus didasari dengan modal besar dan bersumber pada dana pribadi.

“Padahal kan kita ada program partnership seperti itu, dengan feature capital atau dengan investor dan lain-lainnya. Kurang lebih itu,” imbuh Asandra.

Terlebih Kota Malang yang juga dikenal sebagai Kota Pendidikan, dimana setiap tahunnya, selalu ada mahasiswa baru yang datang. Selain itu, aktivitas kemahasiswaan juga terbilang tinggi. Hal itu menurutnya juga menjadi potensi yang cukup besar.

“Jadi kalau di Malang sendiri benar sekali potensinya sudah besar. Tapi, yang harus dikembangkan itu harus paralel, harus jalan semua. Mau itu SDM atau teknologi,” terang Asandra.

Dengan banyaknya perguruan tinggi di wilayah Kota Malang, Sandra menekankan pentingnya mengikuti jejak kota pendidikan lainnya, seperti Yogyakarta, dalam pengembangan software engineering sebagai ekspor potensial dari Kota Malang.

“Sebab kalau orang mau investasi di Malang, harus ada something yang mendukung, SDMnya sudah bagus, tinggal kita tingkatkan lagi. Jadi kalau harus diurut, paling urgent menurut aku permodalan dulu, sih,” pungkasnya mengakhiri.( Djoko W)

247 thoughts on “Asandra Salsabila: Ekraf di Kota Malang Potensi Inkubator Perkuat Tiga Hal Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *