Prof. Dody Wirawan Irawanto Resmi Dilantik sebagai Rektor UNITRI Periode 2025–2029, “Tegaskan Konsolidasi Lintas Generasi untuk Kampus Kerakyatan”

Prof. Dody Wirawan Irawanto Resmi Dilantik sebagai Rektor UNITRI Periode 2025–2029 mengantikan rektor yang lama Prof. Dr. Ir. Eko Handayanto, M.Sc..(Djoko W)
Sabtu, 30 Agustus 2025
Malangpariwara.com – Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang menggelar prosesi pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) Rektor periode 2025–2029 di Gedung Olahraga UNITRI. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri civitas akademika, pengurus yayasan, dan tamu undangan.
Dalam momen bersejarah ini, tampuk kepemimpinan beralih dari Prof. Dr. Ir. Eko Handayanto, M.Sc. kepada Prof. Dody Wirawan Irawanto, SE., M.Com., Ph.D.. Prosesi pelantikan dimulai dengan pembacaan SK pengangkatan, oleh Ketua Dewan Pengurus : Prof. Dr. Ir. Wani Hadi Utomo dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan, hingga penandatanganan berita acara serah terima jabatan oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Bina Patria Nusantara. Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno.

Dalam sambutannya, Rektor baru Prof. Dody menegaskan komitmennya untuk menjaga identitas UNITRI sebagai universitas yang berpihak pada pendidikan kerakyatan, sekaligus memperkuat kualitas akademik.
“Sebagai universitas yang memberikan akses pendidikan kerakyatan dan pendidikan untuk semua, kami bertekad untuk tetap merawat jati diri itu. Namun tentu saja, peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan perluasan jejaring bersama pemerintah daerah, perusahaan, hingga dunia internasional,” ungkap Prof. Dody.
Mengusung tagline “Konsolidasi Lintas Generasi untuk University yang Lebih Simetris”, Prof. Dody melihat potensi besar yang dimiliki dosen-dosen muda, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa UNITRI.
Baginya, tantangan ke depan bukan hanya soal menjaga kualitas, tetapi juga memastikan pemberdayaan SDM agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, ia menyoroti dinamika eksternal yang kini dihadapi perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, khususnya dalam hal pendanaan dan perekrutan mahasiswa. Namun, Prof. Dody optimistis UNITRI memiliki keunggulan strategis di wilayah Indonesia timur dan daerah lain yang belum banyak tersentuh pasar pendidikan berkualitas.
“Jangka pendek, saya akan fokus pada perbaikan tata kelola melalui sistem informasi yang lebih baik. Jangka panjang, kami menargetkan peningkatan kualitas SDM dosen, baik dengan studi S3 di dalam maupun luar negeri, serta percepatan jabatan fungsional. Alhamdulillah saat ini sudah ada empat profesor asli UNITRI, dan kami targetkan akan bertambah lagi dalam waktu dekat,” jelasnya.

Tak hanya itu, Prof. Dody juga menegaskan bahwa UNITRI tengah mempersiapkan pembukaan program doktor baru sebagai bagian dari akselerasi kualitas pendidikan. Hal ini diharapkan mampu semakin mengokohkan reputasi UNITRI sebagai kampus unggulan berbasis kerakyatan.
Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama serta pemberian ucapan selamat dari jajaran civitas akademika, menandai awal baru bagi UNITRI di bawah kepemimpinan rektor yang baru.(Djoko W)