1 September 2025

UPAYA POLITEKNIK NEGERI MALANG DALAM MEMBENTUK LULUSAN YANG SIAP TERJUN DI PASAR TENAGA KERJA

img_1756593727546

Direktur Polinema, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T saat mewisuda.(Djoko W)

Minggu, 31 Agustus 2025

Malangparawira.com – Politeknik Negeri Malang atau biasa disingkat Polinema gelar wisuda ke-69 pada Sabtu (30/8/2025). Sejumlah 779 Wisudawan dan orangtua menghadiri Rapat Terbuka Senat untuk peresmian lulusan Politeknik Negeri Malang Tahun 2025.

Dari 7799 Wisudawan dari 31 Program Studi tercatat ada 16 orang dari Program Magister Terapan, 495 orang dari Program Sarjana Terapan, dan Program Diploma III ada 268 orang. Lulusan Cumlaude atau Dengan Pujian terdapat 16 orang dari Magister Terapan, 393 orang Sarjana Terapan, dan Diploma III sebanyak 161 orang.

Selain itu, diumumkan 5 orang Wisudawan Terbaik Tingkat Politeknik Negeri Malang. Pertama, Alwy, M.Tr.Kom., dari Magister Terapan jalur Reguler dengan IPK sempurna 4,00. Yang kedua adalah Gracesheila Florencia Tumbelaka, M.Tr.Ak., dari Magister Terapan jalur Fast Track dengan IPK 3,96. Selanjutnya ada Ivana Larissa Nirwasita, S.Tr.Li., dari Program Sarjan Terapan dengan IPK 3,99. Lalu, dari Program Diploma III, yaitu Dini Novita Sari, A.Md.Ak., dengan IPK 3,92. Terakhir dari Mahasiswa Internasional, yaitu Yousef Mohammed Ali Albaiti, S.Tr.T., dengan IPK 3,76 Sarjana Terapan.

Momen wisuda ini dimanfaatkan oleh Direktur Polinema, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., untuk melaporkan hasil pelaksanaan pembelajaran dan menginformasikan isu-isu tentang perkembangan kampus maupun iklim dunia kerja.

Ia menegaskan, bahwa Polinema berkomitmen kuat untuk menciptakan lulusan menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkapasitas dan kompetensi tinggi. Sebagai tenaga kerja untuk mengisi pasar kerja industry.

Era globalisasi ini menuntut lulusan untuk lebih kreatif dan inovatif untuk menyeimbangkan dengan perkembangan teknologi. Sehingga tidak hanya membawa ilmu, tapi juga keterampilan untuk memenuhi target pasar tenaga kerja.

“Lulusan Polinema harus mampu menunjukkan kapasitas lengkap menjadi insan yang terampil, handal, dan tangguh dalam menghadapi segala perubahan iklim pasar kerja,” ujarnya.

Tidak hanya kemampuan organisasi, tapi lulusan Polinema juga diharapkan dapat capat, unggul, dan berdaya saing. Kemampuan mahasiswa yang kompeten dibentuk melalui hardskill dan mahasiswa unggul ditunjukkan melalui penguasaan karakter dan softskill individu yang kuat,” tambahnya.

Difasilitasi oleh kampus, mahasiswa tingkat akhir dapat mengikuti penyelenggaraan sertifikasi kompetensi LSP-P1 melalui Unit Penunjang Akademik Layanan Uji Kompetensi (UPA-LUK) di setiap Program Studi dengan skema tertentu. Sedangkan penguasaan karakter dan softskill individu dikelola oleh Bidang Kemahasiswaan dan Alumni didukung keberadaan Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPA-PKK).

Beberapa langkah strategis membekali mahasiswanya sebelum terjun ke dunia kerja industry. Polinema menerapkan kualitas kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dan penerapan metode Project Based Learning (PBL), Case Method (CM), hingga Teaching Factory (TEFA).

Diakhir pidatonya, Direktur Polinema menyampaikan para Wisudawan untuk attitude yang positif.

“Bukan hanya kemampuan kompetensi yang bagus, tapi memiliki perilaku baik ddalam dunia kerja juga sangat penting. Apalagi dalam membawa nama baik kampus. Sehingga dalam menciptakan ide-ide dan inovasi, perlu diingat bahwa perilaku yang baik menjadi nilai utama dalam masyarakat maupun dunia kerja,” pungkas Direktur Polinema Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T.( Djoko W/Dea)