Malangpariwara.com – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Periode 59 2025 resmi dimulai di Kampus C Universitas 80, Jumat (28/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung hingga 30 November itu, dibuka langsung Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Dalam acara yang juga dihadiri Kepala Kantor BI Malang, Rektor UIBU, Kadiskominfo, Kadiskopindag, dan sejumlah OPD.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan pentingnya UKW sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pers yang profesional dan selaras dengan arah pembangunan kota.
“UKW ini memang diperlukan, karena kan bagian dari sinergi antar pemerintah dengan pers, insan pers. Dan Insan pers yang profesional itu harus ada UKW,” ujarnya.
Bentuk Jaminan Kerja
Ia menambahkan, sertifikasi kompetensi dapat menjadi jaminan kualitas kerja jurnalistik.
Dengan mengikuti jenjang UKW ini, kata Wahyu, sudah punya jaminan bahwa profesionalisme pemberitaan dan kerja sama dengan insan pers akan lebih baik.

Wahyu mengapresiasi PWI Malang Raya yang dinilai aktif meningkatkan standar kompetensi anggotanya.
“PWI Malang Raya ini dari jumlah pers-nya, jumlah wartawannya, dengan yang dengan UKW, yang sudah mengikuti UKW, itu paling banyak di antara yang lain. Dan ini juga menunjukkan bahwa bagaimana kondusivitas pemerintahan yang ada di Malang Raya ini sudah terjamin profesionalismenya,” tuturnya.
Wahyu juga turut berkomentar akan fenomena maraknya informasi di media sosial. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya.
“Medsos itu jangan benar-benar dipercaya karena datanya. Tetapi yang dari jurnalisme, dari pers yang sudah jelas, yang sudah mengikuti tahapannya ini. Itulah yang harus menjadi berita-berita atau bisa jadi referensi pemberitaan yang ada saat ini,” tegasnya
Ketua PWI Malang Raya Ir. Cahyono menyampaikan UKW Periode 59 diikuti 36 peserta yang terbagi dalam tiga kelas jenjang muda, dua kelas jenjang madya, dan satu kelas jenjang utama.
“Peserta yang paling jauh berasal dari Bontang,” ujarnya.
Antusias Peserta
Ia menambahkan, jumlah anggota PWI Malang Raya yang telah memiliki sertifikat UKW saat ini mencapai 96 orang dari berbagai platform media.
“Totalnya lebih dari 100. Tapi untuk Malang Raya saja ada 96 orang dari berbagai platform media,” jelasnya. Karena, banyak peserta UKW dari luar daerah yang belum melakukan mutasi ke daerah asalnya.
PWI Malang Raya, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan profesionalisme wartawan melalui edukasi berkelanjutan.

Mengenai regulasi Dewan Pers, Cahyono menyebut wartawan maupun medianya wajib terverifikasi agar terlindungi secara hukum. Kompetensi menjadi hal yang penting dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Saya berharap pada teman-teman yang ikut uji kompetensi ini nantinya ketika lulus, ya dia harus benar-benar melaksanakan apa yang telah diregulasi kepada Dewan Pers. Karena dia sudah menjadi wartawan profesional,” tutup Cahyono.
Untuk diketahui, pembukaan UKW angkatan ke 59 dirangkai dengan Talk Show Peran Media dalam Mendongkrak UMKM Naik Kelas.
Talk show ini menghadirkan narasumber dari OJK Malang, Bank Indonesia Perwakilan Malang dan Ketua PWI Jawa Timur.
Pihak Belakang Layar
Kegiatan ini UKW angkatan 59 PWI Malang Raya didukung oleh:
• Universitas Insan Budi Utomo (UIBU)
• Bank Indonesia Malang
• Pemerintah Kota Malang
• Pemerintah Kabupaten Malang.
• Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang
• Otoritas Jasa Keuangan Malang
• Bank Central Asia (BCA) Malang
• Pertamina Patra Niaga
• PT Best Profit Futures
• Tychi Hotel
• Politeknik Negeri Malang
• The Alana Hotel
• Perumda Tugu Tirta Kota Malang
• Golden Tulip Hotel
• Ijen Suites
• Grand Mercure Malang Mirama
• Pemuda Pancasila Kota Malang
• Hotel Pelangi
(Djoko W)






