Malangpariwara.com – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) terus memperkuat koneksi globalnya melalui kerja sama strategis.
Kerjasama ini menggandeng Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) serta Yayasan Undang Johol di Negeri Sembilan, Malaysia.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara FTP UB dan UKM.
Serta Memorandum of Understanding (MoU) yang melibatkan Yayasan Undang Johol untuk mendukung pengembangan program agro-herbal.
Penandatanganan LoI yang berlangsung di Bangi, Selangor, menjadi bukti komitmen kedua institusi dalam membangun sinergi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Kerja sama ini mencakup pengembangan kurikulum bersama, pertukaran dosen dan peneliti, penyelenggaraan kuliah tamu.
Hingga peluang riset kolaboratif yang menyoroti inovasi agroindustri dan isu keberlanjutan.
Perluas Manfaat
Untuk memperluas dampak kemitraan tersebut, FTP UB dan UKM Malaysia turut melibatkan Yayasan Undang Johol dalam penyelenggaraan workshop serta penandatanganan MoU terkait pengembangan agro-herbal.
Kegiatan di Negeri Sembilan tersebut berisi pelatihan teknis yang menyoroti pengolahan bahan agro-herbal dan peningkatan kualitas produksi.
Serta standar keamanan pangan dan penguatan kompetensi bisnis melalui model usaha dan strategi pemasaran.
Kolaborasi tiga lembaga ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan produk agro-herbal bernilai tinggi.
Sekaligus memperkuat ekosistem inovasi di tingkat regional.
Selain memberikan manfaat langsung bagi komunitas lokal, kerja sama ini juga menegaskan posisi FTP UB dalam kontribusi akademik pada level internasional.
Terutama dalam bidang agroindustri dan pemberdayaan masyarakat berbasis riset.
Pihak FTP UB menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari agenda internasionalisasi fakultas.
Tidak hanya berfokus pada pertukaran akademik, tetapi juga pada pemanfaatan hasil riset dan teknologi tepat guna untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
UKM Malaysia dan Yayasan Undang Johol turut menyatakan dukungan penuh dan menegaskan komitmen untuk melanjutkan kolaborasi dalam program-program mendatang.
Melalui penandatanganan LoI dan MoU ini, ketiga institusi mempertegas pentingnya kerja sama lintas negara dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Juga memperluas riset, dan memperkuat pengabdian masyarakat, serta mendorong inovasi agro-herbal yang berkelanjutan dan kompetitif. (Djoko W)






