Malangpariwara.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang kembali menegaskan perannya dalam pemberdayaan masyarakat. Kali ini, melalui pendistribusian bantuan kemanusiaan dan ekonomi yang mulai disalurakan pada Senin (22/12/2025).

Sejumlah lima program bantuan disalurkan kepada puluhan mustahik di Kota Malang. Lima program itu meliputi bantuan pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah dan advokasi. Serta, bantuan ekonomi produktif berupa 10 unit rombong usaha untuk pelaku UMKM.

Total terdapat 53 penerima manfaat dari keseluruhan program yang didistribusikan.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, MA, didampingi jajaran pimpinan Baznas Kota Malang, yakni Dr. Sutomo, S.Ag., M.Sos., Muhammad Wahid, S.PdI., MM., Edy Hayatullah, SP., MM., serta Sulaiman.
Dalam sambutannya, Prof. Kasuwi Saiban menegaskan seluruh bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari masyarakat Kota Malang.
“Apa yg didistribusikan oleh Baznas adalah hasil dari zakat infak dan shodaqoh dari ASN dan masyarakat umum di kota Malang,” ujarnya. Baznas hanya menjadi pengelola dan penyalur agar manfaatnya tepat sasaran.
Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Kota Malang, Muhammad Wahid, S.PdI., MM., berharap bantuan yang diberikan, khususnya bantuan alat usaha berupa rombong UMKM, dapat menjadi pintu masuk peningkatan kesejahteraan mustahik.
“Dengan adanya bantuan dari Baznas, apalagi yg berupa alat usaha (rombong), bisa meningkatkan kesejahteraan para mustahik. Sehingga pada saatnya mereka akan lebih sejahtera dan bisa menjadi muzaki,” terangnya.

Melalui program-program tersebut, Baznas Kota Malang terus mendorong pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan. Sekaligus, berkontribusi membantu Pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini sejalan dengan fungsi Baznas sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). (Djoko W)






