Malangpariwara.com – Abah Anton, salah satu yang mencalonkan diri sebagai calon ketua DPD Golkar Kota Malang beberapa waktu lalu menyampaikan sikap politiknya soal kisruh penetapan ketua versi Musda.
Hal ini disampaikannya dari Shirakawa, Jepang Sabtu (3/12/2025).
Dalam hal ini Abah Anton secara tegas meminta agar DPD Partai Golkar Kota Malang segera melakukan konsolidasi total.
Instruksi tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap masa depan dan soliditas Partai Golkar di Kota Malang.
Abah Anton menekankan pentingnya merapatkan barisan seluruh kekuatan partai, mulai dari jajaran pengurus, sayap partai, hingga kader Golkar.
Konsolidasi menyeluruh dinilai menjadi langkah strategis untuk membentuk struktur organisasi yang kuat, solid, dan berdaya tahan dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Ia menegaskan bahwa pembentukan struktur organisasi harus dilakukan secara mufakat dan aklamasi.
Proses tersebut wajib mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan dalam AD/ART Partai Golkar.
Menurutnya, ketaatan pada aturan partai merupakan fondasi utama dalam menjaga marwah dan kehormatan organisasi.

“Struktur yang kuat hanya bisa lahir dari kesepahaman bersama dan kepatuhan terhadap aturan partai,” tegas Abah Anton dalam pesannya.
Lebih lanjut, Abah Anton juga menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan yang memiliki kemampuan membangun komunikasi internal secara efektif.
Seorang pemimpin Partai Golkar, menurutnya, harus mampu merangkul semua unsur dan menjaga soliditas internal.
Selain itu menurutnya yang tak kalah penting yakni memiliki dedikasi tinggi dalam membawa dan mengangkat marwah partai.
Harapan yang disampaikan dari luar negeri tersebut sekaligus menjadi penegasan sikap politik Abah Anton.
Agar DPD Partai Golkar Kota Malang tidak terjebak pada fragmentasi internal, melainkan tampil sebagai organisasi yang solid, disiplin, dan siap menjalankan agenda perjuangan partai secara kolektif. (Djoko W)






