Malangpariwara – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh menyalurkan bantuan sosial hasil penggalangan PWI Jawa Timur (Jatim) dan Jurnalis Siaga Bencana PWI Malang Raya.
Di mana bantuan ini akan ditujukan kepada warga terdampak banjir dan longsor Aceh yang terjadi pada akhir November 2025.
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, menjelaskan bahwa lokasi penyaluran bantuan ditetapkan melalui koordinasi dengan berbagai pihak di lapangan, termasuk pengurus dan anggota PWI.
Bantuan difokuskan ke Dusun Peudari, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
“Kalau bicara tingkatan parah, ya hampir semuanya parah. Namun pemilihan Dusun Peudari di Aceh Utara disesuaikan dengan jumlah dan jenis bantuan yang akan kita salurkan,” kata Nasir Nurdin didampingi Sekretaris PWI Aceh, Muhammad Zairin.
Nasir menyebutkan, bantuan tersebut diantar langsung oleh Sekretaris PWI Aceh Muhammad Zairin bersama Pengurus PWI Aceh Utara Hasanuddin.
Lalu diserahkan kepada Ketua Posko Pengungsi Lubok Pusaka, Khairul Minsyah. Penyerahan disaksikan Kepala Dusun Peudari Rudi Supratman serta anggota PWI Aceh, Syaiful Anshori.
Akses Desa Lubok Pusaka
Desa Lubok Pusaka yang berjarak sekitar 39 kilometer dari Lhoksukon, ibu kota Kabupaten Aceh Utara, merupakan salah satu wilayah yang mengalami kerusakan parah akibat banjir pada 26 November 2025.
Sejumlah rumah warga di daerah aliran Sungai (DAS) Jambo Aye dilaporkan hanyut dan rusak berat.

Akses menuju kampung tersebut hingga kini masih sulit. Tim PWI Aceh harus menggunakan kendaraan berpenggerak empat roda karena kondisi jalan yang berlumpur.
Saat penyaluran bantuan, alat berat milik Polri masih dikerahkan untuk membersihkan lumpur dan membuka kembali saluran air di sisi jalan.
Bantuan dari PWI Jawa Timur meliputi kain sarung, mukena, peci spon, peci rajut, sajadah, pakaian muslim anak-anak.
Selain itu juga seragam sekolah dasar, pakaian dalam pria dan wanita, sembako, serta kebutuhan dapur umum.
Sementara itu, Jurnalis Siaga Bencana PWI Malang Raya menyalurkan 10 dus bantuan berisi mie instan, miehun, beras, makanan ringan, pampers. Juga tisu, pembalut wanita, teh, kopi, deterjen, susu balita, hingga obat-obatan.
Selain bantuan tersebut, PWI Aceh juga menyalurkan pakaian layak pakai hasil donasi anggota PWI Aceh dan masyarakat. Dikumpulkan melalui Posko PWI Peduli Bencana Banjir–Longsor Aceh.
Ketua Posko Pengungsi Desa Lubok Pusaka, Khairul Minsyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Kampung kami sempat terisolir selama lima hari pascabanjir. Kami hidup dengan sisa belanjaan apa adanya di rumah,” ungkap Khairul.
Ia menambahkan, saat ini kebutuhan mendesak warga adalah akses listrik, air bersih, serta hunian tetap.
“Saat ini masyarakat masih menempati tenda darurat yang bersumber dari bantuan dan swadaya masyarakat,” ujar Khairul seraya berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat. (Djoko W)






