FMIPA UB Matangkan Akreditasi Prodi Ilmu Aktuaria Lewat Simulasi LAMSAMA

Malangpariwara.com – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya (UB) menggelar simulasi akreditasi Program Studi Sarjana Ilmu Aktuaria, Jumat (30/01/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi asesmen lapang oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Ilmu Formal (LAMSAMA) yang dijadwalkan berlangsung pada 1–4 Februari 2026.

Simulasi tersebut merupakan batch kedua, setelah sehari sebelumnya FMIPA UB menggelar kegiatan serupa untuk Program Studi Magister Biologi.

Gladi Bersih Asesmen Lapang

Wakil Dekan Bidang Akademik FMIPA UB, Nurjannah, S.Si., M.Phil., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai pemanasan.

Sekaligus gladi bersih bagi seluruh pihak yang akan terlibat dalam asesmen lapang.

“Kegiatan FMIPA hari ini sebenarnya sudah batch yang kedua. Karena acara yang sama dilakukan di sore kemarin untuk simulasi akreditasi. Yang kebetulan sekali dari LAMSAMA, Lembaga Akreditasi Mandiri, Sains Ilmu Formal ini digabung dua program studi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui simulasi ini FMIPA UB menghadirkan asesor internal untuk menggali potensi pertanyaan yang kemungkinan diajukan oleh asesor LAMSAMA.

Sekaligus memastikan kesiapan seluruh unsur pendukung akreditasi.

“Nah hari ini dari seluruh pihak yang nantinya akan di-interview atau diwawancara oleh LAMSAMA juga kami hadirkan dengan menghadirkan asesor internal dulu,” jelasnya.

Fokuskan Kesiapan SDM FMIPA UB

Menurut Nurjannah, simulasi ini lebih difokuskan pada kesiapan sumber daya manusia, mengingat dokumen akreditasi telah disusun sejak akhir tahun lalu oleh tim lintas sektor.

Pihak yang dilibatkan tidak hanya dosen penyusun dokumen, tetapi juga dosen non-task force, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga pengguna lulusan.

FMIPA UB Matangkan Akreditasi Prodi Ilmu Aktuaria Lewat Simulasi LAMSAMA
Wakil Dekan Bidang Akademik FMIPA UB, Nurjannah, S.Si., M.Phil., Ph.D., saat bertemu dengan awak media. (Djoko W)

“Nanti goalnya dari simulasi ini sebenarnya lebih ke persiapan ya,” katanya.

Untuk proses akreditasi, Prodi Ilmu Aktuaria akan dinilai pada jenjang sarjana, sementara Prodi Biologi pada jenjang magister, dengan total empat asesor yang ditugaskan oleh LAMSAMA.

“Yang untuk ilmu aktuaria pagi ini sarjana nanti akan bersama dengan biologi di jenjang magister dengan empat asesor yang berbeda jadi masing-masing program studi akan ada dua asesor,” terangnya.

Saat ini, Prodi Ilmu Aktuaria masih berstatus akreditasi Baik karena tergolong program studi baru. Sedangkan Magister Biologi telah meraih predikat Unggul.

FMIPA UB menargetkan peningkatan capaian akreditasi bagi kedua program studi tersebut.

“Sampai saat ini masih predikat baik ya untuk aktuaria ini karena program studi yang relatif baru,” ujarnya.

Simulasi akreditasi ini diikuti lebih dari 50 peserta dari berbagai unsur sivitas akademika.

Nurjannah menambahkan, akreditasi memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing lulusan. Sekaligus menjadi bagian dari penguatan kualitas dan branding program studi di mata publik.

“Karena saat ini kalau mencari pekerjaan kan pasti akan ditanya dari program studi apa, akreditasinya apa,” pungkasnya. (Djoko W)