Malangpariwara.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM). Tim Warock sukses meraih Juara Umum dalam ajang Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia XVI (KBGI) yang digelar di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Kompetisi yang berlangsung pada 13–17 November 2025 itu menjadi panggung pembuktian inovasi mahasiswa teknik UM.
Lewat karya bertajuk MERASA Tower, tim menghadirkan solusi terintegrasi untuk menjawab tantangan krisis pangan dan energi.
MERASA Tower dirancang dengan konsep agro-residential, yakni memadukan hunian vertikal dengan sistem pertanian terpadu dan kemandirian energi.
Bangunan ini tak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ekosistem berkelanjutan yang mampu mendukung kebutuhan pangan lokal sekaligus suplai energi mandiri.
Dari sisi teknis, rancangan ini mengusung sistem struktur baja SRPMK dengan prinsip Strong Colum-Weak Beam serta capacity design untuk mengontrol potensi kegagalan struktur.
Material baja yang digunakan juga dioptimalkan melalui sistem sambungan yang efisien.
Selain itu, strategi prefabrikasi dan modul perakitan diterapkan untuk mempercepat proses konstruksi tanpa mengurangi aspek keselamatan.
Pengujian respons gempa dilakukan menggunakan metode NLTHA serta evaluasi pasca-gempa berdasarkan standar ATC dan FEMA.
Hasilnya menunjukkan performa struktur yang andal terhadap beban seismik.
“Kami mendesain MERASA Tower untuk menjawab masalah nyata—bukan ide abstrak. Pertanian vertikal dan kemandirian energi adalah inti solusi kami,” kata Hangen selaku ketua tim pada Senin (17/02/2026).
Kemenangan ini tak hanya menjadi kebanggaan bagi kampus, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pengembangan arsitektur berkelanjutan.
Juga pada pertanian vertikal serta pendekatan konstruksi modular dalam dunia pendidikan teknik maupun praktik desain nasional. (Djoko W)






