Malangpariwara.com – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) hadir kembali di tengah masyarakat dengan semangat berbagi di bulan suci Ramadan melalui bakti sosial. Kegiatan ini digelar di Masjid Al-Khairat Sepanjang, 9 Maret 2026.
Ratusan warga Dusun Krajan, Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang hadir mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian program sosial yang disediakan.
Pemeriksaan Kesehatan dan Sosialisasi Parenting Jadi Bagian dari Bakti Sosial Ramadan
Bakti sosial ini menghadirkan berbagai layanan bagi masyarakat. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian obat dari RSU UMM.
Selain itu, digelar permainan edukatif untuk anak-anak dan sosialisasi parenting bagi para orang tua. Tim UMM juga menyalurkan sekitar 300 paket sembako bagi warga yang membutuhkan.
Program tersebut menjadi wujud kepedulian kampus kepada masyarakat. Terutama pada bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi.
Mobil Perpustakaan Hadir Untuk Tingkatkan Literasi Anak-anak
Kegiatan ini juga menghadirkan Mobil Kamis Membaca (Mobil KaCa) dan Mobil Bakti Terhadap Bangsa (Mobil Terbang). Kedua kendaraan itu merupakan perpustakaan keliling milik UMM.
Kehadiran mobil perpustakaan tersebut disambut antusias oleh anak-anak. Mereka terlihat senang memilih dan membaca berbagai buku yang tersedia.
Kegiatan membaca ini sekaligus mendorong peningkatan minat literasi anak sejak dini. Program tersebut diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
Perwakilan UMM, Dr. Faridi, M.Si., membuka acara dengan salam dan ungkapan syukur kepada Allah SWT. Ia menyapa warga dengan hangat dalam sambutannya.
Suasana semakin cair ketika Faridi sempat bercanda menggunakan bahasa Madura. Meski demikian, ia mengaku bukan berasal dari Madura, melainkan dari Probolinggo.
Faridi juga menyampaikan salam dari pimpinan UMM kepada masyarakat. Ia menyebut pimpinan kampus sedang menjalankan agenda Safari Ramadan di kampus.
Kegiatan Safari Ramadan itu melibatkan berbagai unit usaha UMM. Di antaranya rumah sakit, hotel, hingga pom bensin.
Bakti Sosial Jadi Agenda Tahunan UMM
Menurutnya, bakti sosial merupakan agenda tahunan universitas. Program ini menjadi komitmen UMM untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Ia menegaskan perguruan tinggi tidak hanya fokus pada pendidikan akademik. Kampus juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
“Tugas perguruan tinggi bukan hanya mencetak lulusan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Faridi juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia. Ia menyebut masa depan dunia ditentukan kualitas SDM.
Ia mengutip pandangan mantan pejabat kabinet Presiden Amerika Serikat Bill Clinton. Menurutnya, kemajuan tidak hanya ditentukan kekayaan sumber daya alam.
Bakti Sosial UMM Jadi Langkah Muhammadiyah untuk Cetak Generasi Unggul
Ia menilai langkah Muhammadiyah membangun lembaga pendidikan merupakan strategi penting. Upaya itu bertujuan mencetak generasi unggul.
Ia juga berpesan umat Islam tidak hanya mendalami ilmu fikih. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi juga sangat penting.
Sementara itu, Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat, Edi Yuliant, menyampaikan rasa terima kasih kepada tim UMM. Ia juga merasa bangga kegiatan digelar di Masjid Al-Khairat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada UMM. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariah yang terus mengalir pahalanya,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Warga memanfaatkan layanan kesehatan serta bantuan sembako yang diberikan.
Momentum ini juga mempererat hubungan masyarakat dengan civitas akademika UMM. Kehadiran kampus di tengah masyarakat disambut positif oleh warga. (Djoko W)






