Malangpariwara.com – Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) di Universitas Brawijaya terus memperluas kerja sama internasional melalui program Double Degree yang telah berjalan sejak lebih dari satu dekade lalu.
Program ini menjadi salah satu upaya fakultas untuk meningkatkan kualitas akademik sekaligus membuka peluang mahasiswa meraih pengalaman studi di luar negeri.
Double Degree FIA UB Telah Ada Sejak 2007
Dekan FIA UB, Hamidah Nayati Utami, menjelaskan bahwa program Double Degree di lingkungan FIA telah dimulai sejak 2007.
Pada awalnya, program tersebut diinisiasi melalui skema beasiswa yang bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah awal bagi FIA UB untuk membangun jaringan akademik internasional. Namun seiring perkembangan waktu, program Double Degree tidak lagi hanya bergantung pada skema beasiswa dari Bappenas.
“Awalnya memang inisiasinya dari program beasiswa dengan Bappenas. Tetapi dalam perkembangannya kami tidak hanya menggantungkan diri pada Bappenas,” ujarnya.
FIA UB kemudian memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di luar Jepang. Saat ini, kerja sama Double Degree telah dikembangkan dengan sejumlah universitas di negara lain, termasuk di Taiwan dan Thailand.
Program ini tersedia bagi mahasiswa jenjang magister (S2) maupun doktor (S3). Sementara itu, kerja sama untuk jenjang S2 juga telah dilakukan dengan universitas di Australia.
Mahasiswa yang mengikuti program tersebut saat ini sedang menempuh studi di Malang sebelum melanjutkan studi ke Australia pada semester berikutnya.
Hamidah menambahkan, FIA UB juga tengah merencanakan pengembangan program Double Degree untuk jenjang sarjana (S1).
fakultas berharap program tersebut dapat mulai dilaksanakan pada tahun depan apabila terdapat mahasiswa yang berminat mengikuti skema perkuliahan internasional tersebut.
Biaya Double Degree FIA UB
Program Double Degree untuk jenjang S2 umumnya didukung oleh beasiswa penuh sehingga mahasiswa tidak perlu menanggung biaya studi. Sementara itu, untuk rencana program S1, skema pembiayaan masih dalam tahap perhitungan, khususnya terkait biaya studi di universitas mitra di Australia.
Meski demikian, biaya pendidikan mahasiswa selama menjalani studi di FIA UB akan tetap disesuaikan dengan biaya yang berlaku bagi mahasiswa reguler di fakultas tersebut. Program ini diharapkan mampu membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik internasional. Selain itu juga, untuk meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.
Sementara Wakil Dekan Bidang Akademik FIA UB, Fadillah Amin, menjelaskan bahwa Program Joint Degree/Double Degree MAB sebenarnya telah berjalan cukup lama.
“Sejak 2007, program tersebut sudah aktif dilaksanakan bersama sejumlah perguruan tinggi di Jepang. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menjalani satu tahun masa studi di MAB UB dan satu tahun berikutnya di universitas mitra di luar negeri,” katanya.
Mahasiswa Bebas Memilih Kampus Mitra Resmi UB
Mahasiswa yang mengikuti program ini juga diberikan kebebasan untuk memilih kampus tujuan yang telah menjadi mitra resmi UB.
Skema tersebut dirancang agar mahasiswa mendapatkan pengalaman akademik yang seimbang antara pendidikan di dalam negeri dan di luar negeri.
Tahun ini, terdapat tujuh mahasiswa MAB yang akan mengikuti program Double Degree dan dijadwalkan berangkat ke Jepang pada September 2026.
Sementara pada tahun sebelumnya, sebanyak enam mahasiswa MAB mengikuti program serupa, dengan sebagian di antaranya melanjutkan studi ke Victoria University di Melbourne.
Menurut Fadillah, sebagian besar peserta program merupakan penerima beasiswa dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency, serta penerima beasiswa dari Australia Awards.
Sementara itu, Ketua Pusat Kerjasama Pendidikan Internasional Bergelar UPT Global Partnership and Reputation UB, Dadang Meru Utomo, menjelaskan bahwa program Double/Joint Degree merupakan program akademik internasional yang dikelola langsung oleh kantor pusat UB. Program ini terbuka bagi mahasiswa di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari S1, S2, hingga S3.
Oleh karena itu, mahasiswa Universitas Brawijaya diharapkan dapat memiliki kesempatan untuk menyelesaikan studi mereka dengan sistem gelar ganda.
Tentunya melalui program Double Degree yang telah bekerja sama dengan universitas mitra internasional, sekaligus memperluas pengalaman akademik dan jejaring global. (Djoko W)






