Malangapriwara.com – Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya yang selalu memiliki suasana ramai oleh aktivitas jamaah menjadi semakin hidup ketika bulan Ramadan tiba.
Menjelang sore, jamaah mulai berdatangan dari berbagai arah menuju masjid. Mereka terdiri dari mahasiswa, sivitas akademika, hingga masyarakat sekitar kampus.
Pelataran masjid perlahan dipenuhi jamaah yang menunggu waktu berbuka puasa. Suasana senja menghadirkan momen hangat kebersamaan di tengah aktivitas kampus.
Ramadan menjadi waktu berkumpul bagi banyak orang untuk beribadah bersama. Jamaah melaksanakan salat lima waktu hingga tarawih berjamaah di masjid.
Kajian Ramadan Dilaksanakan Usai Salat Asar
Sejak selepas salat Asar, jamaah memadati area masjid untuk mengikuti Kajian Umum Ramadan Menjelang Maghrib (KURMA). Kajian ini menjadi ruang refleksi dan penguatan nilai spiritual.

Melalui kajian tersebut, jamaah diajak memahami makna Ramadan. Nilai kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial menjadi pesan utama yang disampaikan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gebyar Ramadan 1447 H: Ramadan Journey. Program tersebut diselenggarakan oleh pengelola Masjid Raden Patah UB.
Selain kajian keagamaan, program ini menghadirkan tradisi berbagi hidangan berbuka puasa. Jamaah yang hadir dapat menikmati makanan berbuka secara bersama.
Kupon Diperlukan Untuk Mengambil Hidangan Buka Puasa
Setiap sore, jamaah terlebih dahulu melakukan registrasi di lantai utama masjid. Setelah mendaftar, mereka menerima kupon untuk mengambil hidangan berbuka puasa.
Kupon tersebut dapat ditukarkan setelah kajian menjelang maghrib selesai. Proses ini membuat pembagian makanan berlangsung lebih tertib.
Menjelang waktu maghrib, suasana halaman masjid menjadi semakin ramai. Jamaah mulai menukarkan kupon di tenda-tenda yang disiapkan panitia.
Di tenda tersebut, panitia membagikan berbagai menu makanan dan minuman. Momen ini selalu menjadi bagian yang dinantikan jamaah setiap sore.

Dalam pelaksanaannya, panitia menyediakan 12 tenda layanan bagi jamaah. Termasuk tenda panitia serta layanan kesehatan dari Klinik Universitas Brawijaya.
Jamaah bebas menukarkan kupon di tenda mana pun. Setiap tenda menyediakan hidangan berbuka puasa yang siap dibagikan.
Program berbagi hidangan ini menjadi kegiatan yang paling ramai selama Ramadan. Banyak jamaah memanfaatkan kesempatan berbuka bersama di masjid.
Hingga Rabu (4/3/2026), panitia mencatat 8.765 porsi makanan telah dibagikan. Seluruh porsi tersebut dinikmati jamaah yang berbuka puasa bersama.
Jumlah porsi terus meningkat seiring bertambahnya jamaah. Pada awal Ramadan tersedia sekitar 500 kupon setiap hari.
Selanjutnya jumlah tersebut meningkat menjadi 550 kupon. Kini panitia menyediakan sekitar 650 kupon berbuka setiap harinya.
Bunga Dwikartika, Wakil Koordinator Divisi Sponsor Gebyar Ramadan Masjid Raden Patah UB, menjelaskan dukungan berbagai pihak sangat penting. Kegiatan ini dapat berjalan berkat kontribusi donatur dan sponsor.
“Pendanaan kegiatan ini berasal dari dukungan para donatur serta sponsor yang membantu dalam berbagai bentuk, baik dana, jasa, maupun barang. Kami juga mengirimkan surat kepada para dosen di Universitas Brawijaya untuk mengajak mereka berpartisipasi dalam mendukung kegiatan Ramadan ini,” jelasnya.
Bazar Kampoeng Ramadan Ikut Ramaikan Sekitar Masjid
Selain menghadirkan kebersamaan, kegiatan ini juga melibatkan pelaku UMKM. Mereka berpartisipasi melalui Bazar Kampoeng Ramadan di sekitar masjid.
Kehadiran bazar memberi ruang promosi bagi usaha kecil. Aktivitas ini sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Program berbuka puasa bersama ini merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Ramadan 1447 H. Berbagai agenda lain juga disiapkan selama bulan suci.
Beberapa kegiatan tersebut meliputi Wisuda Tahfidz, Cafe Ramadan, Lailatul Qira’ah, dan Tabligh Akbar. Seluruh agenda dirancang untuk menyemarakkan Ramadan di lingkungan kampus.
Di tengah kesibukan kampus, Masjid Raden Patah kembali menjadi pusat kegiatan spiritual. Tempat ini menghadirkan suasana Ramadan yang hangat dan penuh makna. (Djoko W)






