Malangpariwara.com –
Peringatan hari ulang tahun DPRD Kota Malang ke 112 dimaknai sebagai momentum refleksi mendalam bagi para wakil rakyat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Arief Wahyudi Anggota DPRD Kota Malang Fraksi PKB yang menekankan pentingnya introspeksi diri sebagai landasan memperbaiki kinerja ke depan.
Arief mengungkapkan bahwa sebagai pihak yang telah dipilih oleh rakyat, para anggota DPRD menyadari masih banyak kekurangan dalam menjalankan tiga fungsi utama, yakni penganggaran, pengawasan, dan legislasi.
Oleh karena itu, momentum ulang tahun ini dijadikan sebagai titik evaluasi untuk meningkatkan kualitas kerja dalam ketiga aspek tersebut.
“Introspeksi menjadi hal penting. Kita yang dipilih rakyat tentu harus menyadari masih banyak kekurangan, terutama dalam fungsi penganggaran, pengawasan, dan legislasi. Ini menjadi bahan evaluasi untuk terus berbenah,” ujarnya.

Senada Bayu Rekso Aji FPKS menegaskan bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan daerah, fungsi pengawasan harus menjadi perhatian utama.
Menurutnya, pengawasan yang kuat akan memastikan kebijakan dan program pemerintah benar-benar berjalan sesuai kepentingan masyarakat.

Ketua Fraksi Nasdem-PSI DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi juga menekankan pentingnya membangun pola pikir bersama di kalangan anggota DPRD bahwa kepentingan masyarakat harus selalu menjadi prioritas utama.
Aspirasi masyarakat, lanjutnya, harus benar-benar diperhatikan, diperjuangkan, dan diwujudkan dalam kebijakan nyata.
“Aspirasi masyarakat adalah yang utama. Itu harus menjadi mindset bersama. Kita ada di sini untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.
Dengan semangat introspeksi dan komitmen memperbaiki kinerja, DPRD diharapkan mampu semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai representasi rakyat, sekaligus menjadi lembaga yang responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat.(Djoko W)






