Malangpariwara.com – Suasana penuh kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan mewarnai kegiatan bertajuk “Al Hayat Sambung Dulur” yang digelar selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (4–5 April 2026), di TPQ Sabilul Muhtadin, Jalan Monumen Polri RT 004 RW 002, Kelurahan Tlogowaru, Kota Malang.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Pengembangan Pendidikan Al Hayatul Islamiyah dengan melibatkan siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TA, MI, MTs, MA hingga SMK, beserta para guru dan sebagian santri TPQ Sabilul Muhtadin.

Ketua Yayasan Al Hayatul Islamiyah, Dra. Nyai Hj. Anik Zulaichah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar lembaga dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi peserta didik agar dapat terjun langsung ke tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian sosial, mengimplementasikan hasil pembelajaran di sekolah, serta menyeimbangkan antara pencapaian akademik dan kepekaan sosial,” ujarnya.

Berbagai kegiatan digelar untuk menyemarakkan acara, di antaranya gebyar seni yang menampilkan kreativitas siswa-siswi, bakti sosial berupa santunan bagi anak yatim dan dhuafa, kerja bakti membersihkan lingkungan masjid, pemeriksaan kesehatan gratis, servis gratis, khotmil Qur’an, serta bazar yang melibatkan masyarakat sekitar.

Pengasuh TPQ Sabilul Muhtadin, Ust. Muhammad Wildan Habibi, B.Sc, mengungkapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antar lembaga, tetapi juga menjadi wujud nyata ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat senang dan mengapresiasi setinggi-tingginya kegiatan ini. Harapannya, silaturahmi antar lembaga semakin erat serta dapat mengamalkan nilai ta’awanu ‘alal birri wat taqwa, yaitu saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang saling berbagi pengalaman dan edukasi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan “Al Hayat Sambung Dulur”, diharapkan syiar keagamaan semakin semarak, kolaborasi antara lembaga dan masyarakat semakin kuat, serta program-program Yayasan Al Hayatul Islamiyah dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat.(Djoko W)






