Kumpul Ngaji Seduluran Saklawase SMA Islam 87’ Bahas Keikhlasan dan Pentingnya Saling Memaafkan

Malangpariwara.com – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan “Kumpul Ngaji Seduluran Saklawase SMA Islam 87’” yang digelar pada Minggu (5/4/2026) pukul 10.00 WIB di kediaman Hj. Irmawati, Jalan Anggur No. 12 RT 01 RW 01, Desa Semanding, Kelurahan Sumber Sekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Kegiatan kumpul ngaji ini menghadirkan Ustadz Alfin Shahih, pengasuh Pondok Tahfidz Griya Tilawah, sebagai pemateri.

Dalam tausiahnya, ia mengangkat tema “Jangan Berharap Ampunan Allah, Jika di Hati Masih Menyimpan Kebencian.”

Di hadapan para jamaah yang merupakan alumni SMA Islam 87’, Ustadz Alfin menekankan pentingnya membersihkan hati dari rasa benci, dendam, dan iri hati sebagai syarat utama untuk meraih ampunan Allah SWT.

Menurutnya, hati yang masih dipenuhi kebencian akan menjadi penghalang turunnya rahmat dan maghfirah dari Allah.

Lebih lanjut, ia menguraikan kandungan Surat An-Nur ayat 22 yang mengajarkan keutamaan memberi maaf dan berlapang dada terhadap sesama.

Dalam ayat tersebut, umat Islam didorong untuk memaafkan kesalahan orang lain serta tidak memutus tali silaturahmi, meskipun pernah disakiti.

“Jika kita ingin diampuni oleh Allah, maka kita juga harus belajar memaafkan. Jangan menyimpan kebencian, karena hal itu justru akan merusak hati kita sendiri,” ujar Ustadz Alfin.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya pengajian.

Sesi tanya jawab pun berlangsung hangat, tidak hanya menjadi ajang menambah ilmu agama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar sesama alumni.

Panitia kegiatan, Djoko W, menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kualitas keimanan.

Sementara itu, Hj. Irmawati selaku tuan rumah mengaku bersyukur karena sebagian besar anggota “Seduluran Saklawase” dapat hadir dalam kegiatan tersebut, yang sekaligus menjadi momentum halalbihalal.

“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Hati kita menjadi lega karena bisa saling memaafkan di momen Lebaran ini,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para jamaah mampu mengimplementasikan nilai-nilai keikhlasan dan saling memaafkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta kehidupan yang harmonis dan penuh keberkahan.( Djoko W)