Pertamina Patra Niaga Akhiri Satgas RAFI 2026, Pastikan Energi Aman Selama Arus Mudik-Balik di Jatim

Malangpariwara.com – Pertamina Patra Niaga resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 yang telah berlangsung sejak 9 Maret hingga awal April.

Selama periode tersebut, perusahaan memastikan ketersediaan energi tetap aman guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik masyarakat di Jawa Timur.

Penutupan Satgas pada 1 April 2026 menandai berakhirnya masa siaga penuh Pertamina dalam menjaga distribusi BBM, LPG, dan Avtur di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Berdasarkan pemantauan, arus perjalanan selama libur Lebaran di Jawa Timur berlangsung relatif aman dan lancar, dengan angka kecelakaan yang dilaporkan menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menjaga kelancaran distribusi energi selama periode tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa konsumsi energi di Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan, terutama pada produk LPG yang naik 6,2 persen, BBM jenis gasoline sebesar 19 persen, serta Avtur yang meningkat 13 persen dibandingkan kondisi normal.

Sementara itu, konsumsi gasoil justru menurun seiring berkurangnya aktivitas industri selama masa libur panjang.

“Terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, hingga rekan media. Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh tim Pertamina yang telah siaga penuh, beserta keluarga mereka yang turut mendukung kelancaran operasional,” ujar Yudha.

Selama masa Satgas RAFI 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan energi dalam kondisi aman, dengan ketahanan stok berkisar antara 8 hingga 15 hari, tergantung jenis produk dan wilayah distribusi.

Kesiapan tersebut didukung oleh pengoperasian infrastruktur yang terdiri dari 6 terminal BBM dan integrated terminal, lebih dari 1.000 SPBU, puluhan SPBUN, ratusan agen LPG, serta terminal aviasi.

Seluruh operasional dipantau melalui sistem monitoring yang aktif selama 24 jam.

Selain menjamin pasokan energi, Pertamina juga menghadirkan layanan tambahan bagi pemudik melalui program Serambi MyPertamina.

Di Jawa Timur, fasilitas ini tersedia di SPBU KM 66A ruas tol Malang–Pandaan serta Bandara Juanda.

Beragam layanan gratis disediakan, seperti area istirahat, layanan cukur rambut, klinik mini, ruang bermain anak, hingga penukaran poin MyPertamina dengan berbagai merchandise.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa evaluasi pelaksanaan Satgas tahun ini akan menjadi dasar peningkatan layanan ke depan.

Pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan distribusi energi, terutama di wilayah dengan tantangan geografis maupun lonjakan kebutuhan yang tinggi.

“Ke depan, kami akan terus menyempurnakan strategi agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara optimal,” ujarnya.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.( Djoko W )