Malangpariwara.com – Pertamina Turunkan Tim Cek Lapangan.
Kelangkaan gas subsidi LPG 3 kilogram masih terjadi dan meresahkan warga.
Dalam tiga hari terakhir, pasokan dari agen dilaporkan tidak datang, membuat sejumlah pangkalan kehabisan stok.
Beny, pemilik pangkalan LPG di kawasan Mulyorejo, mengaku kebingungan karena hingga kini belum menerima kiriman gas.

Stok di pangkalannya pun kosong total.
“Sudah tiga hari tidak ada kiriman dari agen. Warga banyak yang mencari, tapi kami tidak bisa melayani. Kalau agennya saja kosong ya saya nyerah,” ujar Beny. Jum’at (10/4/26).
Kondisi ini berdampak langsung pada masyarakat, terutama rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada LPG 3 kg untuk aktivitas sehari-hari.
Sejumlah warga bahkan harus berkeliling ke daerah lain demi mendapatkan gas.
Menanggapi kondisi tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa pihaknya telah menurunkan tim ke lapangan.
Menurutnya, tim tersebut bertugas melakukan pengecekan langsung ke pangkalan guna memastikan kondisi riil distribusi serta mengidentifikasi kendala yang terjadi.
“Kami sudah menurunkan tim lapangan untuk melakukan pengecekan ke pangkalan-pangkalan,” ujarnya.
Pihaknya memastikan akan segera melakukan langkah penanganan agar distribusi LPG 3 kg kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Masyarakat berharap langkah cepat dari PT Pertamina (Persero) dapat segera mengatasi kelangkaan ini dan mencegah dampak yang lebih luas, termasuk potensi kenaikan harga di tingkat pengecer.(Djoko W)






