Malangpariwara.com – Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam memberdayakan UMKM kembali ditunjukkan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah Malang dan sekitarnya.
Hingga Maret 2026, total KUR yang telah disalurkan mencapai Rp 5,557 triliun kepada lebih dari 117 ribu debitur.
Regional Micro Banking Head BRI Malang, Tito Witarnawan, mengungkapkan bahwa penyaluran KUR difokuskan pada sektor produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 47,29 persen.
Sementara itu, wilayah dengan penyaluran tertinggi meliputi Blitar, Ponorogo, dan Kediri.
Menurut Tito, akses pembiayaan melalui KUR memberikan peluang besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang, meningkatkan produksi, serta menciptakan lapangan kerja baru.
Selain penyaluran dana, BRI juga memberikan pendampingan usaha, pelatihan, dan edukasi keuangan agar pelaku UMKM mampu naik kelas dan lebih adaptif terhadap perkembangan digital.
“Ke depan, kami akan terus memperluas penyaluran KUR sekaligus meningkatkan literasi digital UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Pada 2025 lalu, BRI Malang berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp 20,359 triliun kepada 472.748 debitur, dengan dominasi sektor yang sama, yakni pertanian, perikanan, dan perdagangan.
Dengan capaian tersebut, BRI optimistis dapat terus menjadi penggerak utama ekonomi berbasis kerakyatan di wilayah Malang Raya dan sekitarnya.(Djoko W)






