Wali Kota Malang Tegaskan Nol Pungutan di Sekolah, Wisuda Diminta Sederhana

Malangpariwara.com – Pemerintah Kota Malang menegaskan komitmennya untuk menghapus segala bentuk pungutan di lingkungan sekolah.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meminta seluruh satuan pendidikan tidak membebani siswa maupun orang tua dengan biaya tambahan, termasuk dalam pelaksanaan kegiatan wisuda.

Pernyataan ini disampaikan menyusul adanya laporan sejumlah sekolah yang berencana menggelar wisuda kelulusan di hotel dengan biaya tertentu.

Menurut Wahyu, praktik semacam itu berpotensi memberatkan wali murid dan tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah.

“Tidak boleh ada pungutan apa pun. Kalau ada biaya wisuda, biasanya berasal dari komite sekolah, bukan dari pihak sekolah langsung,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Meski demikian, ia menekankan bahwa sekolah tetap tidak boleh terlibat atau memfasilitasi pungutan tersebut dalam bentuk apa pun.

Larangan ini juga merujuk pada kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui surat edaran yang mengatur pembatasan pungutan di sektor pendidikan.

Lebih lanjut, Wahyu mengimbau agar kegiatan wisuda, jika tetap dilaksanakan, dilakukan secara sederhana tanpa kemewahan.

Ia menyarankan agar acara cukup digelar di lingkungan sekolah tanpa harus menyewa tempat seperti hotel.

“Kalau memang ingin ada wisuda, buatlah yang sederhana saja. Tidak perlu mewah apalagi sampai membebani orang tua siswa,” tegasnya.

Ia juga menilai bahwa tradisi wisuda lebih relevan untuk jenjang pendidikan tinggi, sehingga pelaksanaannya di tingkat sekolah perlu dipertimbangkan kembali.

Keputusan terkait hal tersebut, lanjutnya, bisa dikembalikan kepada komite sekolah dengan tetap mengedepankan prinsip kesederhanaan.

Sementara itu, terkait rencana penyediaan wisuda gratis oleh pemerintah daerah, Wahyu menyebut saat ini Pemkot Malang tengah melakukan penyesuaian anggaran.

Fokus belanja daerah diarahkan pada program prioritas, termasuk bantuan bagi masyarakat kurang mampu.

“Kami melakukan efisiensi dan mengarahkan anggaran ke program yang lebih prioritas, terutama untuk membantu warga yang membutuhkan,” pungkasnya.(Djoko W)

Tag: Wali Kota Malang, pungutan sekolah, wisuda sederhana