Selasa, 5 April 2022
Malangpariwara.com – Kompetisi Sains Nasional tingkat Korwed Pagak siswa asal Donomulyo melaju ke tingkat Kabupaten Malang setelah siswa – siswinya menyabet juara Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Daud Pudji Slamet Kordinator wilayah Donomulyo menjelaskan, berterima kasih kepada tim Intelegensi Donomulyo, Kelompok Kerja Kepala Sekolah Donomulyo dan pengawas yang sudah bersama sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan sehingga mampu meraih prestasi ditingkat korwed.
” ya saya bersyukur berkat kerja keras mampu meraih dilevel korwed sehingga kedepan bisa dipersiapkan lebih baik,” Ungkapnya.
Korwil Donomulyo didampingi Pengawas Donomulyo, Sumardi Ketua (K3S) Donomulyo dalam pembacaan siswa siswi yang mengharumkan kecamatan Donomulyo dalam KSN tingkat korwed Pagak diharapkan bisa mewakili ke level Kabupaten Malang.
“Para pemenang KSN tingkat kecamatan, nantinya merupakan duta atau utusan untuk event berikutnya pada KSN kabupaten yang diikuti oleh 33 kecamatan se-Kabupaten Malang , ” Ujar Daut Pudji Slamet dihadapan kepala sekolah se-Kecamatan Donomulyo.
Pihaknya, memahami sekolah tentu merasa kesulitan melakukan berbagai kegiatan pelatihan untuk siswa-siswi karena kondisi sekolah tutup atau lockdown. Tetapi meski daring tetap kami berusaha memotivasi siswa-siswi untuk rajin berlatih dan mengikuti berbagai kegiatan bagi para kepala sekolah.
Sumardi, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Donomulyo menambahkan, pihaknya sangat berbangga anak anak Donomulyo bisa meraih lomba MIPA dan Matematika karena ini bisa menjadi penyemangat kepada lembaga lainya dalam meraih prestasi.

Siswa yang juara dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam juara satu diraih Gevin Danuarta Kurniawan dari SDN 5 Sumberoto dan juara kedua diraih oleh Nandhia Mega Putri dari SDN 1 Kedung salam dan kesemuanya berlomba dalam Kompetisi Sains Nasional untuk tingkat Korwed Pagak.
Siswa siswi yang berprestasi dalam Mapel Matematika juara satu diraih Putri Avrilya Dewi dari SDN 8 Donomulyo, Juara kedua diraih Latifa Zida Karima dari SDN 4 Tempursari .
Dwi Andriyana,pembina KSN Matematika Kecamatan Donomulyo menambahkan, bahwa adik adik hapal perkalian cepat akan mendukung dalam memahami Matematika agar mapel ini bisa mudah dipahami diperlukan metode yang menyenangkan.
” soalnya sangat sulit sekali dan berbeda sekali dengan budaya anak anak desa , kedepan soalnya untuk KSN lebih humanis bagi siswa anak desa karena bagi anak kota itu berbeda dengan segala culture tersedia, ” Pungkasnya.(Yono)






