29 Agustus 2025

Politeknik Negeri Malang Terima Dana Matching Fund Vokasi 2023

c1_20231207_16221649

Foto bersama 10 (sepuluh) penerima dana Matching Fund Vokasi dari Politeknik Negeri Malang.(ist)

Kamis, 7 Desember 2023

Malangpariwara.com – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Matching Fund Tahun Anggaran 2023 kepada 10 (sepuluh) penerima dana Matching Fund Vokasi dari Politeknik Negeri Malang.

Opening ini dihadiri lebih dari 25 undangan antara lain Tim diksi, Tim Pakar, Ketua Pokja, Ketua P3M, Ketua SPI, Ketua ULP, Ketua Jurusan, Pokja Kerjasama,Pokja Perencanaan, Pokja Monev, Ketua MF, para Tim Pengusul penerima dana Matching Fund Vokasi, serta mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan Matching Fund Vokasi tersebut.

Acara ini dibuka langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Malang Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT., di Ruang rapat pimpinan Politeknik Negeri Malang.

Direktur Politeknik Negeri Malang Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang telah menyelenggarakan Program Matching Fund Vokasi tahun 2023.

Beliau menyampaikan bahwa Politeknik Negeri Malang yang sudah menjadi bagian dari Perguruan Tinggi Vokasi tentunya dituntut untuk bisa menghasilkan lulusan dengan cara memperbanyak aktivitas aktivitas kolaborasi dengan berbagai pihak baik dengan DUDI yang pada intinya semua itu dilakukan untuk meningkatkan pembelajaran, meningkatkan penilitian, meningkatkan pengabdian masyarakat dan aktivitas – aktivitas yang lainnya yang diharpkan dapat berdampak positif terhadap kualitas penyelenggara terutama di kampus Politeknik Negeri Malang.

Tidak hanya itu dalam sambutanya Direktur Politeknik Negeri Malang Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT., mengucapkan terimkasih serta bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh Diksi kepada Polinema karena sudah memberi kesempatan kepada 10 peneliti dari Polinema yang didanai langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Vokasi.

“Tentunya semua upaya yang kita lakukan ini perlu dilakukan dengan melibatkan semua pihak salah satu dan salah duanya kita harus melibatkan semua stake holder yang ada, agar kualitas di kampus Polinema lebih baik lagi serta tercipta keselarasan antara kebutuhan yang ada di dunia industri, di dunia kerja serta yang ada di masyarakat dengan apa yang kita lakukan di kampus Polinema sehingga lulusan dari Polinema dapat bersaing secara global” jelas Direktur Politeknik Negeri Malang Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT.,.

Program Matching Fund sangat bermanfaat paling tidak dari 3 aspek utama. Pertama, menjembatani hasil penelitian dari para peneliti agar dapat dimanfaatkan oleh industri. Kedua, menjembatani kebutuhan akan produk dari para pelaku Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) yang perlu diteliti oleh para peneliti Polinema. Ketiga, mempercepat proses hilirisasi hasil riset dari Perguruan Tinggi khususnya Polinema untuk bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat dan dunia industri.

Oleh karena itu Politeknik Negeri Malang sangat mendukung program ini dan berharap akan semakin banyak peneliti dari Politeknik Negeri Malang yang mendapatkan pendanaan Program Matching Fund di tahun-tahun mendatang. ( Djoko W)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *