Malangpariwara.com – Untuk mempererat ukhuwah islamiah & seduluran saklawase, dulur- dulur Alumni SMAI 87″ kembali gelar Kumpul Ngaji.
Tema yang diambil kali ini, “Perbaiki Shalatmu, Maka Allah Akan Memperbaiki Hidupmu” kultum disampaikan Ustadz Hasyim Azhari.
Lokasi Thalabul Ilmi dilaksanakan di kediaman H. Abu Bakar Perumahan Pandanwangi Park Kav. 52 tepatnya di Mushollah Ar Rayyan Malang, Minggu (30/11/25) yang diikuti hampir 50 jamaah Pengajian SMA Islam 87″.
Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju surga. (HR. Muslim)
Dikatakan ustadz Hasyim, bahwa “Perbaiki shalatmu, maka Allah akan memperbaiki hidupmu” adalah sebuah hadits yang menekankan pentingnya shalat dalam kehidupan seorang muslim.
“Shalat adalah salah satu rukun Islam yang paling penting dan memiliki dampak besar pada kehidupan seseorang,” tukas Ust Hasyim mengawali kultumnya.

Tips Memperbaiki Shalat
Dengan memperbaiki shalat, kita dapat meningkatkan kualitas hidup dan mendapatkan keberkahan dari Allah. Berikut beberapa tips untuk memperbaiki shalat:
1. Lakukan shalat dengan khusyuk
Berusahalah untuk fokus dan khusyuk dalam shalat, sehingga kita dapat merasakan kehadiran Allah.
2. Tepat waktu
Lakukan shalat pada waktu yang telah ditentukan, sehingga kita tidak melewatkan shalat.
3. Baca dengan benar
Baca bacaan shalat dengan benar dan tartil, sehingga kita dapat memahami makna yang terkandung di dalamnya.
4. Lakukan dengan gerakan yang benar
Lakukan gerakan shalat dengan benar, seperti ruku’, sujud, dan duduk, sehingga kita dapat melakukan shalat dengan sempurna.
Dengan memperbaiki shalat, kita dapat meningkatkan kualitas hidup dan mendapatkan keberkahan dari Allah.
Semoga kita semua dapat memperbaiki shalat kita dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
“Hadits ini juga mengingatkan kita bahwa Allah akan memperbaiki hidup kita jika kita memperbaiki shalat kita. Jadi, mari kita perbaiki shalat kita dan berharap Allah memperbaiki hidup kita,” ajaknya.
Selain mengupas masalah sholat ustadz Hasyim juga menyinggung persiapan perjalanan menuju titik akhir.

Mempersiapkan Diri di Hari Akhir
Persiapan perjalanan menuju titik akhir kehidupan adalah langkah penting untuk memastikan kita siap menghadapi apa pun yang akan datang. Berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan:
1. Siapkan diri spiritual
Perkuat hubungan dengan Allah, lakukan ibadah, dan berdoa agar kita siap menghadapi kematian.
2. Atur urusan dunia
Pastikan semua urusan dunia, seperti harta, keluarga, dan pekerjaan, sudah teratur dan tidak ada yang tertinggal.
3. Buat wasiat
Buat wasiat untuk membagi harta dan mengatur urusan setelah kita meninggal.
4. Siapkan mental
Terima bahwa kematian adalah bagian dari kehidupan, dan siapkan mental untuk menghadapinya.
5. Jaga kesehatan
Jaga kesehatan fisik dan mental, agar kita dapat menjalani hidup dengan baik sampai akhir.
6. Lakukan amal baik
Lakukan amal baik dan berbagi dengan orang lain, agar kita dapat meninggalkan warisan yang baik.
7. Siapkan diri untuk kematian
Siapkan diri untuk menghadapi kematian, dengan berdoa, berdzikir, dan melakukan ibadah lainnya.

“Dengan melakukan persiapan ini, kita dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan siap menghadapi apa pun yang akan datang,” tutupnya.
Sebagai tuan rumah H. Abu Bakar sampaikan ucapan terima kasih dan rasa hormat yang mendalam pada semua anggota jamaah Kumpul ngaji SMA Islam 87”.
“Semoga kita selalu istiqomah dalam menghadiri majelis ilmu, dan allah mencatatnya sebagai jariyah untuk kita semua,” ucapnya.
Di tempat yang sama H. Achmad Hafid berucap syukur karena semakin hari jumlah kehadiran Kumpul Ngaji terus bertambah.
Hal ini menandakan bahwa anggota grup seduluran selawase semakin sadar akan pentingnya ilmu agama dan ingin memperdalam pengetahuan mereka tentang Islam.
“Kumpul Ngaji yang diadakan secara rutin ini telah menjadi wadah bagi temen temen 87 untuk berkumpul, berdiskusi, dan memperdalam ilmu agama. Semoga kehadiran Kumpul Ngaji dapat terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan sedulur, serta membawa keberkahan bagi semua yang terlibat. Aamiin,” Pungkas H Achmad Hafid. (Djoko W)






