Malangpariwara.com – Marching Band Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Unit kegiatan mahasiswa ini sukses mendominasi ajang bergengsi Piala Bung Karno 2025 yang digelar di Blitar, Jawa Timur, pada 26 November 2025.
Dalam kompetisi tersebut, Marching Band UMM tampil impresif dengan meraih Juara 1 kategori Brass Ensemble.
Prestasi juga datang dari kategori Pit Individual Contest, di mana Nurika Fitri Zasri Abidin berhasil meraih Juara 1. Sementara rekannya, Faticha Berliani, menyusul di posisi Juara 3.
Nurika Fitri Zasri Abidin, selaku perwakilan tim sekaligus peraih juara, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari latihan intensif dan kerja sama tim yang solid.
Ia menyebutkan bahwa waktu persiapan yang relatif singkat menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh anggota tim.
“Waktu persiapan yang pendek menjadi tantangan tersendiri. Namun, hal itu justru mendorong kami untuk saling menguatkan, memaksimalkan potensi tiap lini, dan menjaga kekompakan tim,” ujar Nurika.
Pada kategori Brass Ensemble, Marching Band UMM dinilai dewan juri memiliki konsep musikal yang matang.
Penampilan mereka unggul dalam penguasaan teknik, kestabilan tempo, serta dinamika bunyi yang harmonis.
Hal ini turut diperkuat oleh manajemen latihan yang terstruktur dan komunikasi internal yang terjaga dengan baik.
Pentingnya Solidaritas Tim
Ika, selaku steering committee Marching Band UMM, menegaskan bahwa keberhasilan tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Tetapi juga rasa saling percaya yang tumbuh selama proses latihan.
“Kami berusaha menampilkan permainan yang solid dan ekspresif. Fokus kami bukan hanya mengejar teknik semata. Tetapi juga rasa dan kekompakan tim agar pesan musikalnya sampai ke audiens,” jelas Ika.
Prestasi tersebut juga mendapat dukungan penuh dari pihak universitas, baik dari sisi pendanaan, administrasi, hingga penyediaan fasilitas ruang latihan.
Pembina Marching Band UMM, Ima Wahyu Putri Utami, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para mahasiswa.
“Prestasi ini bukan sekadar kemenangan, tetapi bukti bahwa mahasiswa UMM mampu berkembang pesat ketika diberi ruang, kepercayaan, dan pendampingan yang tepat. Saya berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus berproses, menjaga kekompakan, dan tetap rendah hati,” pungkas Ima.
Capaian di ajang Piala Bung Karno 2025 ini semakin menegaskan komitmen UMM dalam mencetak mahasiswa berprestasi secara holistik.
Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdaya saing di panggung kompetisi nasional. (Djoko W)






