Wali Kota Wahyu Yakin Penerapan K3 Perkantoran dan Program CSR di Kota Malang Terus Meningkat

Malangpariwara.com – Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, menyerahkan secara langsung piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, tentang tempat kerja yang menerapkan K3 perkantoran tahun 2025.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Dinas Kesehatan Kota Malang, PT PLN UP3 Kota Malang, dan PT Telkom Indonesia wilayah Witel Jawa Timur Barat Kota Malang.

Penyerahan piagam penghargaan tersebut dilakukan dalam rangka Peringatan Hari Kesehatan Nasional Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025.

Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan penyerahan simbolis Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jatim berupa satu unit truk tangki air.

Wali Kota Wahyu Yakin Penerapan K3 Perkantoran dan Program CSR di Kota Malang Terus Meningkat
Bantuan berupa satu unit tangki air dari Bank Jatim (Prokopim)

Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Direktur Utama Bank Jatim Pusat, didampingi Pimpinan Bank Jatim Cabang Malang, kepada Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.

Rangkaian penyerahan penghargaan dan CSR ini merupakan bagian dari kegiatan Apel Pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Malang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Balai Kota Malang, Senin (12 Januari 2026).

Wali Kota Malang juga menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini tidak hanya membangun sistem kerja yang tertib dan aman, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara penerapan K3 dan program CSR.

“Saya berharap sinergi antara penerapan K3 dan program CSR ini dapat menjadi contoh praktik baik bagi seluruh pemangku kepentingan di Kota Malang, bahwa keselamatan dan kesehatan adalah tanggung jawab bersama” jelasnya.

Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Wahyu optimistis penerapan K3 perkantoran di Kota Malang serta program CSR dapat terus ditingkatkan. Hal tersebut diharapkan menjadi bagian integral dari tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing.

Ia menambahkan bahwa upaya tersebut pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin prima bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Wahyu menuturkan bahwa kegiatan apel pagi ini menjadi momentum strategis untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan.

Ia berharap momentum tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan diimplementasikan secara nyata dalam aktivitas kerja sehari-hari.

“Semoga apa yang diberikan ini dapat memberikan manfaat besar bagi warga Kota amalang, sekaligus mampu memotivasi instansi lainnya untuk ikut berperan serta dalam pembangunan daerah” tutur Wahyu. (Djoko W/Prokopim)