Dari UMKM hingga Disabilitas, Inovasi Mahasiswa Teknik Industri UMM Tampil di IE EXPO 2026

Malangpariwara.com — Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Industrial Engineering Expo (IE EXPO) 2026 pada Rabu (22/1/2026).

Acara ini bertempat di GKB 4 lantai 9 UMM, kegiatan ini menjadi ajang pameran karya sekaligus apresiasi atas capaian pembelajaran mahasiswa yang terintegrasi antara riset, perancangan sistem, dan pengembangan produk aplikatif.

IE EXPO 2026 menampilkan puluhan karya mahasiswa yang berasal dari mata kuliah Perancangan Sistem Terpadu (PST) dan Perancangan dan Pengembangan Produk (P3).

Berbagai inovasi dipamerkan, mulai dari alat pendukung UMKM seperti mesin ekstraksi buah dan roaster kopi, hingga alat pengering gabah bagi petani padi tanpa bergantung pada sinar matahari.

Dari UMKM hingga Disabilitas, Inovasi Mahasiswa Teknik Industri UMM Tampil di IE EXPO 2026
Bed Dryer Gabah, salah satu karya inovasi yang dkembangkan oleh Mahasiswa Teknik Industri UMM (Ist)

Selain itu, terdapat pula inovasi berupa alat bantu tunanetra yang mampu mendeteksi area sekitar melalui getaran berbasis sensor. Karya-karya tersebut menunjukkan keberpihakan mahasiswa terhadap kebutuhan kelompok masyarakat yang beragam.

Ketua Program Studi Teknik Industri UMM, Dr. Dana Marsetiya Utama, M.T., menyampaikan bahwa IE EXPO 2026 menampilkan total 74 produk mahasiswa. Sebanyak 47 produk berasal dari mata kuliah Perancangan Sistem Terpadu dan 27 produk lainnya dari Perancangan dan Pengembangan Produk.

“Poster dan produk terbaik akan kami daftarkan Hak Kekayaan Intelektualnya, khususnya hak cipta desain industri. Dengan begitu, karya mahasiswa tidak berhenti sebagai tugas kuliah, tetapi memiliki nilai lanjut dan perlindungan hukum,” jelas Dana.

Karya-karyanya dapat Dilanjutkan Menjadi Topik Skripsi Mahasiswa

Ia juga menambahkan bahwa hasil pengembangan produk dari mata kuliah P3 dan PST dapat dilanjutkan sebagai topik skripsi mahasiswa. Skema ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan penelitian yang telah dirancang tanpa harus memulai dari awal.

Dengan adanya pendekatan tersebut, kesinambungan antara pembelajaran, riset, dan inovasi diharapkan dapat terbangun secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Disamping itu, Wakil Dekan I Fakultas Teknik UMM, Dr. Machmud Effendy, M.Eng., menegaskan bahwa seluruh produk yang dipamerkan merupakan hasil nyata dari proses pembelajaran komprehensif di ruang kelas. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga dilatih membangun pola pikir sistematis dan terintegrasi lintas disiplin.

Dari UMKM hingga Disabilitas, Inovasi Mahasiswa Teknik Industri UMM Tampil di IE EXPO 2026
Bed Dryer Gabah, Alat Penjemur Gabah Berbasis Angin Panas Hasil Pembakaran Minyak Bekas (Ist)

“Melalui proses ini, mahasiswa dilatih untuk mengenali kebutuhan pengguna, menyusun konsep, mengembangkan desain, hingga melakukan evaluasi kinerja produk secara menyeluruh. Tahapan tersebut membentuk pola pikir mahasiswa agar lebih sistematis, kritis, dan berorientasi pada solusi nyata,” ungkap Effendy.

Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan IE EXPO selaras dengan visi Fakultas Teknik UMM. Tujuannya untuk mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, serta relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan kawasan berbasis industri.

Melalui pameran ini, mahasiswa tidak hanya dinilai dari capaian akademik semata. Mereka juga memperoleh ruang untuk berbagi pengetahuan, menerima masukan profesional dari reviewer. Selan itu, mahasiswa diharapkan mampu membangun kepercayaan diri sebagai calon praktisi dan profesional teknik industri.

Melalui IE EXPO 2026, Program Studi Teknik Industri UMM berharap pameran karya mahasiswa dapat menjadi sarana pembelajaran kontekstual. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi jembatan kolaborasi dengan dunia industri serta wahana pembentukan karakter mahasiswa yang siap terjun sebagai profesional di bidang teknik industri. (Djoko W)