Malangpariwara.com – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar Dies Natalis ke-44 dengan mengusung tema “Transformasi dan Inovasi: Mewujudkan Kampus Berdampak dan Berkelanjutan.”
Tema ini menjadi refleksi sekaligus arah pengembangan Polinema agar terus relevan di tengah dinamika perubahan zaman.
Direktur Polinema, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT., menjelaskan bahwa tema tersebut merupakan panggilan bagi institusi untuk tidak hanya unggul secara administratif dan akademik.
Tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan kemajuan bangsa. Dampak tersebut, menurutnya, harus dapat dirasakan oleh dunia industri serta mendorong kemajuan teknologi.
“Dampak itu hadir dapat memecahkan persoalan industri, yakni efisiensi produksi dan pengungkit ekonomi kecil hingga nasional,” ungkap Supriatna, Senin (09/02/2026).

Lahirkan Lulusan Berkualitas
Ia menambahkan, Polinema tidak berhenti pada upaya mencetak lulusan berkualitas semata, tetapi juga memastikan outcome pendidikan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Hal ini mencakup kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan kampus yang bijak dan bertanggung jawab.
Tema Dies Natalis kali ini dinilai sangat relevan, mengingat dunia bergerak dengan cepat dan kebutuhan industri yang terus berubah.
Sebagai kampus vokasi, Polinema berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja, adaptif, serta mampu memimpin inovasi di berbagai sektor.
Dalam momentum Dies Natalis 2026 ini, Polinema juga menorehkan sejumlah capaian membanggakan.
Kampus vokasi ini meraih 10 penghargaan dari Kementerian Pendidikan, dengan enam di antaranya berhasil menempati peringkat pertama.

Catatan Prestasi Polinema
Selain itu, Polinema juga mencatatkan prestasi di tingkat regional dengan menempati peringkat 210 dari total 10.047 perguruan tinggi di Asia Tenggara versi lembaga pemeringkatan AppliedHE.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi vokasi mampu bersaing di level internasional.
Tak hanya itu, dalam pemeringkatan UI GreenMetric yang mengukur kepedulian lingkungan kampus, Polinema berhasil meraih peringkat pertama sebagai Perguruan Tinggi Vokasi Negeri di Indonesia.
“Capaian ini tentu sebagai potret keseriusan Polinema dalam mengelolah kampus menjadi Perguruan Tinggi yang berdampak pada lingkungan,” tandasnya. (Djoko W)






