Jawab Instruksi Sekjen PKB, Putri Aidillah Gercep Aksi Nyata Layani Jamaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Malangpariwara.com – Instruksi Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanuddin Wahid, agar seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) turun langsung melayani umat, dijawab dengan aksi nyata oleh Putri Aidillah, Anggota DPRD Kota Malang Fraksi PKB.

Di tengah lautan jamaah Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama, Putri Aidillah turun langsung ke lapangan untuk membersamai jamaah hingga dini hari.

Melalui posko relawan yang didirikan, ia bersama kader dan relawan PKB membagikan sebanyak 1.000 paket snack. Juga serta kopi panas gratis bagi jamaah yang mengikuti mujahadah hingga waktu subuh.

Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap jamaah yang harus menempuh jarak cukup jauh dari titik penurunan (drop zone) menuju lokasi acara.

Putri Aidillah juga menyiapkan sejumlah armada angkutan guna membantu jamaah. Agar dapat mengikuti seluruh rangkaian mujahadah dengan aman, tertib, dan nyaman.

Wujud Pengabdian Kepada NU dan Umat

Menurut Putri Aidillah, kehadiran kader PKB di tengah jamaah bukan sekadar simbol, melainkan wujud khidmat dan pengabdian nyata kepada NU dan umat.

“PKB lahir dari rahim NU, tumbuh bersama NU, dan akan selalu berkhidmat untuk NU. Karena itu, instruksi partai bagi kami bukan sekadar arahan struktural. Melainkan panggilan ideologis untuk hadir dan melayani umat secara nyata,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa instruksi Sekjen PKB harus dimaknai sebagai kerja-kerja konkret di tengah masyarakat, bukan sekadar wacana.

“Instruksi Sekjen PKB agar kader turun langsung melayani umat kami jawab dengan aksi di lapangan. Politik PKB adalah politik pelayanan, bukan politik pencitraan,” ujar Putri Aidillah.

Aksi pelayanan tersebut mendapat respons positif dari para jamaah Mujahadah Kubro. Keberadaan posko relawan serta armada angkutan PKB dinilai sangat membantu.

Terutama bagi jamaah lansia dan jamaah dari luar daerah, sehingga mereka tetap dapat mengikuti mujahadah dengan khusyuk dan nyaman.

Putri Aidillah berharap semangat khidmat kepada NU dan umat ini terus terjaga dan menjadi budaya seluruh kader PKB.

“Saya berharap semangat khidmat seperti ini menjadi budaya kader PKB di mana pun berada. Sejalan dengan nilai perjuangan Nahdlatul Ulama yang mengutamakan kemaslahatan umat di atas kepentingan apa pun,” pungkas Aleg muda FPKB Dapil Lowokwaru ini. (Djoko W)