Malangpariwara.com – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Malang resmi mempunyao pimpinan baru. Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengukuhkan Indra Kuspriyadi sebagai Kepala Perwakilan BI Malang, Rabu (11/2/2026).
Ia menggantikan Febrina yang sebelumnya menjabat periode 2024–2026.
Acara pengukuhan tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah di wilayah kerja BI Malang.
Diantaranya yakni Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Bupati Malang Sanusi, Wakil Wali Kota Probolinggo, jajaran Forkopimda, perbankan, akademisi, hingga mitra strategis BI.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi atas kinerja Febrina selama memimpin BI Malang.
Ia juga berharap kepemimpinan baru bisa semakin memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi, pengendalian inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat digitalisasi,” ujar Wahyu Hidayat.
Menurutnya, sinergi antara BI dan pemerintah daerah sangat penting, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang terus bergerak dinamis.

Capaian Kerja Bank Indonesia Malang 2025
Sementara itu, Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta menegaskan bahwa pergantian pimpinan ini merupakan bagian dari kesinambungan dan transformasi di Bank Indonesia.
Ia juga menyoroti capaian KPw BI Malang sepanjang 2025, terutama dalam perluasan penggunaan QRIS di kalangan pedagang.
“Sepanjang 2025 ini kami mencatat kerja KPw BI Malang sangat baik. Kami mencatat terdapat kurang lebih 964 ribu pedagang (merchant) yang sudah menggunakan QRIS. Ini sudah melebihi ekspektasi atau target nasional,” papar Filianingsih saat memberi sambutan.
Filianingsih menambahkan, BI di daerah punya peran penting bukan hanya menjaga kondisi yang stabil.
Tetapi juga mendampingi pemerintah daerah lewat pengendalian inflasi, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga percepatan digitalisasi pembayaran.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan koordinasi dan kolaborasi yang sudah terbangun bisa semakin kuat.
Dengan tujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Malang Raya dan sekitarnya. (Djoko W)






