Malangpariwara.com – Komunitas Aksara Tumapel kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial dengan menggelar kegiatan santunan dan buka puasa bersama ratusan anak yatim dan dhuafa.
Kegiatan bertajuk Bhakti Ramadan ini menjadi bagian dari program rutin tahunan yang telah memasuki tahun ke-23 pelaksanaannya.
Mengusung tema Bhakti Ramadhan-Aksara Tumapel “Sucikan Diri, Bersihkan Hati Menuju Ridha Illahi”, acara digelar pada Minggu (22/02/2026) di Ruko Jalan Jonge, Sawojajar, Kota Malang.
Momentum awal Ramadan dipilih sebagai waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ketua pelaksana kegiatan, M. Taufik, menyampaikan bahwa pada santunan ke-23 ini, donasi yang berhasil dihimpun diperuntukkan bagi 300 anak yatim.
Dari jumlah tersebut, sekitar 100 anak hadir secara langsung dalam kegiatan buka puasa bersama.
“Alhamdulillah, tahun ini menjadi tahun ke-23 kami mengadakan santunan. Setiap Ramadan, khususnya pada pekan pertama, kami berupaya untuk selalu hadir dan berbagi bersama anak-anak yatim,” ujarnya.

Santunan dan Safari Ramadan
Santunan tahun ini diberikan kepada anak-anak yatim yang berasal dari panti asuhan maupun non-panti.
Tidak berhenti pada kegiatan hari ini, Aksara Tumapel juga akan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menggelar safari Ramadan ke sejumlah panti asuhan di wilayah Malang Raya.
“Kegiatan hari ini menjadi pembuka. Setelah ini kami akan melakukan kunjungan langsung ke beberapa panti asuhan untuk bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan,” tambah Taufik.
Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan dipandu oleh MC kawakan Damanhuri.
Sejumlah anak turut menampilkan berbagai pertunjukan, mulai dari pembacaan puisi, sholawat, hafalan Al-Qur’an, hingga tausiah singkat.

Penampilan tersebut semakin menambah suasana hangat dan penuh makna dalam kebersamaan Ramadan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa.
Melalui kegiatan ini, Aksara Tumapel berharap dapat terus menebarkan manfaat serta menginspirasi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya di bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan tersebut, tausiah disampaikan oleh Gus Muhaimin yang mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat kepedulian sosial.
Santunan sebagai Wujud Cinta Rasulullah

Dalam ceramahnya, Gus Muhaimin menekankan bahwa berbagi kepada anak yatim bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga wujud nyata kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Ramadan adalah bulan penyucian jiwa. Kita tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membersihkan hati dari sifat iri, dengki, dan egoisme. Salah satu cara membersihkan hati adalah dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim,” tutur Gus Muhaimin.
Ia juga mengapresiasi konsistensi Aksara Tumapel yang selama 23 tahun terus istiqamah dalam kegiatan sosial.
“Menjaga konsistensi selama 23 tahun bukan hal yang mudah. Ini bukti bahwa semangat berbagi telah menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan,” tambahnya.
Gus Muhaimin berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi agenda rutin. Tetapi juga mampu menginspirasi lebih banyak komunitas dan masyarakat untuk turut peduli terhadap sesama. Terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Melalui kegiatan ini, Aksara Tumapel berharap dapat terus menebarkan manfaat serta menginspirasi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya di bulan suci Ramadan. (Djoko W)






