Malangpariwara.com – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Kepala Dinas Kesehatan dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau langsung pelaksanaan program Catch-Up Campaign (CUC) Campak di RW 03, Kelurahan Bunulrejo, Kota Malang.
Dalam kunjungannya, Wali Kota menyampaikan bahwa sebagian besar anak yang menjadi sasaran imunisasi telah mengikuti program sesuai tahapan yang ditetapkan.
Imunisasi campak tersebut diberikan kepada anak usia 9 bulan hingga 59 bulan sebagai upaya perlindungan dari penyakit yang sangat menular.
“Alhamdulillah, sebagian besar sudah mengikuti imunisasi dengan baik. Tahapan-tahapannya juga sudah dilaksanakan sesuai usia sasaran,” ujarnya.
Namun demikian, masih terdapat sejumlah warga yang belum memberikan persetujuan terhadap imunisasi bagi anak mereka.
Hal ini, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam upaya menekan potensi penyebaran campak.
Pemerintah Kota Malang pun terus melakukan berbagai pendekatan persuasif, termasuk melalui metode door to door.
Selain itu, keterlibatan tokoh agama, tokoh pendidikan, dan tokoh masyarakat juga dioptimalkan untuk memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya imunisasi.
“Masih ada yang belum menerima, sehingga perlu pendekatan khusus. Kami tidak akan berhenti, terus dilakukan edukasi agar masyarakat memahami bahwa dampak campak bisa sangat fatal, bahkan hingga menyebabkan kematian,” tegasnya.
Program CUC Campak sendiri dijadwalkan berlangsung hingga 7 April 2026. Pemerintah berharap dalam waktu tersebut, cakupan imunisasi dapat semakin meningkat sehingga mampu mencegah potensi Kejadian Luar Biasa (KLB).
Wali Kota juga mengingatkan bahwa campak merupakan salah satu penyakit dengan tingkat penularan yang sangat tinggi. Bahkan, satu kasus dapat menularkan hingga 18 orang lainnya jika tidak segera ditangani.
“Karena tingkat penularannya sangat cepat, maka kita harus serius melakukan pencegahan. Jangan sampai ada KLB di Kota Malang. Itu yang terus kita antisipasi,” jelasnya.
Dengan upaya kolaboratif antara pemerintah, tenaga kesehatan, serta dukungan masyarakat, diharapkan program imunisasi ini dapat berjalan optimal dan memberikan perlindungan maksimal bagi anak-anak di Kota Malang.(Djoko W)






