Malangpariwara.com – Universitas Negeri Malang (UM) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mempertahankan posisinya di jajaran sepuluh besar peringkat dunia.
Capaian ini menjadi bukti konsistensi UM dalam menjaga kualitas pendidikan sekaligus memperkuat reputasi di tingkat internasional.
Berdasarkan pemeringkatan AD Scientific Index, UM berhasil menempati posisi ke-4 dalam daftar Top 10 Asian Universities in Education.
Prestasi tersebut menempatkan UM sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Asia dalam bidang pendidikan, sekaligus mempertegas kontribusi Indonesia dalam persaingan global.
Tak hanya itu, di tingkat nasional UM juga mencatatkan posisi teratas dalam bidang pendidikan versi AD Scientific Index.
Sementara menurut EduRank, UM menempati posisi unggul dalam bidang keilmuan multimedia dan kewirausahaan.

Rektor UM, Hariyono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang terus berkomitmen menjaga mutu dan inovasi.
“Prestasi ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus bertransformasi, baik secara individu maupun kelembagaan. UM harus terus berkembang dalam menjawab tantangan zaman,” ujarnya, Senin (6/4).
Ia menegaskan, transformasi yang dilakukan tidak hanya sebatas perubahan struktural, melainkan juga mencakup penguatan nilai, budaya kerja, serta proses kelembagaan.
Menurutnya, UM harus mampu menjaga jati diri budaya Nusantara sekaligus adaptif terhadap perkembangan global.
Lebih lanjut, Prof Hariyono menekankan bahwa capaian akademik harus diiringi dengan dampak nyata bagi masyarakat.
Inovasi pendidikan, menurutnya, harus terus dikembangkan agar relevan dengan kebutuhan zaman.
Di sisi lain, UM juga berkomitmen memperkuat sistem meritokrasi dalam tata kelola kampus yang terbuka, demokratis, dan partisipatif.
Langkah ini sejalan dengan upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas dan inovasi.
“Tantangan terbesar justru datang dari rasa nyaman. Dalam dunia akademik, pertanyaan adalah kunci lahirnya ilmu pengetahuan. Karena itu, budaya dialog dan berpikir kritis harus terus dijaga,” tegasnya.
Wakil Rektor IV UM, Ahmad Munjin Nasih, turut mengapresiasi pencapaian tersebut.
Ia menyebut keberhasilan ini sebagai hasil kolaborasi seluruh elemen kampus.
“Ini capaian yang patut dibanggakan. Kami berharap seluruh sivitas akademika terus meningkatkan kinerja dan mempertahankan prestasi ini,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan, UM menegaskan komitmennya untuk terus menjadi perguruan tinggi yang inovatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan global di masa depan.(Djoko W)






