Malangpariwara.com – Proses penjaringan Ketua DPC PKB Kota Malang memasuki tahap krusial.
Setelah pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) pada 28 Maret 2026, para bakal calon mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar pada 10–11 April 2026 di Gedung Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM).
Kegiatan UKK ini melibatkan hampir 200 peserta bakal calon ketua DPC PKB dari seluruh Jawa Timur.
Suasana kampus pun tampak “menghijau”, lantaran seluruh peserta diwajibkan mengenakan seragam khas PKB berwarna hijau.
Dari Kota Malang, terdapat sembilan bakal calon yang mengikuti tahapan ini.
Pada hari pertama hadir Ahmad Farih Sulaiman, Anas Muttaqien, Hikmah Bafakih, dan Haji Fatkhullah.
Sementara pada hari kedua, giliran Arief Wahyudi, Fatchol Arifin, Saniman Wafi, Ike Kisnawati, dan Putri Aidillah mengikuti proses UKK.

Salah satu bakal calon, Arief Wahyudi, mengungkapkan bahwa awalnya terdapat 10 nama yang diusulkan dalam Muscab. Namun, satu kandidat mengundurkan diri sehingga tersisa sembilan orang yang mengikuti UKK tahap pertama.
“UKK tahap pertama ini nantinya akan dilanjutkan ke tahap kedua. Secara teknis, kami masih menunggu keputusan lebih lanjut dari DPP,” ujarnya usai mengikuti tes.
Arief juga mengaku antusias mengikuti proses seleksi ini. Menurutnya, mekanisme UKK merupakan sistem yang elegan dan jarang dimiliki partai politik lain dalam menentukan kepemimpinan di tingkat daerah.
“Selama 28 tahun saya berproses di PKB, ini adalah cara yang sangat baik dan objektif dalam menentukan ketua. Tahap berikutnya bahkan calon diminta menyusun proposal atau karya tulis terkait bagaimana mengelola dan mengorkestrasi partai ke depan,” jelasnya.
Ia menambahkan, siapapun yang nantinya ditunjuk oleh DPP diharapkan dapat diterima dan didukung seluruh kader demi mewujudkan cita-cita besar PKB.
“Yang terpenting adalah bagaimana PKB bisa terus berkontribusi bagi kemakmuran rakyat dan membawa nilai rahmatan lil alamin,” pungkas pria yang akrab di sapa AW.(Djoko W)






