Lia Istifhama Apresiasi Jatim Beri 1.000 Kacamata Gratis untuk Guru TK, RA dan TPQ

SURABAYA, Malangpariwara.com – Perhatian terhadap guru pendidikan anak usia dini dan pendidik keagamaan kembali mendapat ruang. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan program “Berbagi 1.000 Kacamata Gratis untuk Guru TK/RA/TPQ” sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi program yang dijadwalkan berlangsung Minggu, 11 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB di Gedung Islamic Center Surabaya bersama Gubernur Jawa Timur.

Menurut Lia, bantuan tersebut tidak sekadar menyentuh aspek kesehatan, tetapi juga kebutuhan praktis para guru yang setiap hari berhadapan dengan aktivitas membaca, menyiapkan materi pembelajaran, hingga mendampingi anak-anak.

“Program seperti ini menunjukkan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan para pendidik yang setiap hari berada di tengah masyarakat,” ujar Lia.

Ia menilai guru TK, RA, PAUD maupun TPQ memiliki posisi penting dalam membangun fondasi pendidikan dan karakter anak sejak usia dini. Karena itu, dukungan terhadap mereka perlu ditempatkan sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia.

Menyasar Guru dari Kelompok MBR
Program “Berbagi 1.000 Kacamata Gratis” menyasar guru RA, TK, PAUD dan TPQ di Jawa Timur yang dibuktikan dengan surat keterangan mengajar.

Program tersebut juga memprioritaskan peserta dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pendaftaran dilakukan melalui formulir yang tercantum dalam flyer kegiatan, yaknibit.ly/DAFTARKACAMATAGRATIS2026.

Lia menilai pola bantuan berbasis kebutuhan seperti itu penting agar manfaat program lebih tepat sasaran.

“Ketika bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan dan menyasar masyarakat yang membutuhkan, manfaatnya akan lebih terasa,” katanya.

Perhatian terhadap guru ngaji dan pendidik keagamaan juga berkaitan dengan aspirasi yang sebelumnya diterima Lia. Pada September 2026, Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ) Jawa Timur menyampaikan aspirasi terkait kondisi guru ngaji saat bertemu dengan Ning Lia.

Menurutnya, aspirasi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan pendidik di tingkat akar rumput tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran, tetapi juga menyangkut kesejahteraan dan dukungan terhadap aktivitas mereka.

Pendidikan dan Kesehatan Perlu Berjalan Bersamaan

Lia juga menyoroti pentingnya perhatian berkelanjutan terhadap pendidikan anak usia dini dan pendidikan berbasis keagamaan. Kedua sektor tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan generasi sejak tahap awal.
Dari sisi kesehatan, program pembagian kacamata juga memiliki relevansi dengan kebutuhan penglihatan para pendidik.

Pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis sebelumnya juga pernah dilakukan di Jawa Timur, termasuk kegiatan pemeriksaan dan pembagian 1.000 kacamata gratis bagi anak-anak dalam rangka World Sight Day di Surabaya pada Oktober 2025.

Dengan program 2026 yang secara khusus menyasar guru TK, RA, PAUD dan TPQ, Lia berharap perhatian terhadap pendidik akar rumput tidak berhenti pada bantuan kesehatan.

Ia mendorong agar dukungan kepada para guru juga diperluas melalui peningkatan kesejahteraan, kapasitas, serta perlindungan profesi.

“Guru adalah bagian penting dari investasi sumber daya manusia. Karena itu, perhatian terhadap mereka harus dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh kebutuhan nyata di lapangan,” pungkasnya.(Djoko W)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *