Doktor Mengabdi UB Ajak Masyarakat Kawasan UB Forest Perkuat Desain Batik

kolaborasi FEB, FTP dan FIB Universitas Brawijaya ( UB ) pasca sarjana DM UB

.

MALANG – Progam Doktor
kolaborasi FEB, FTP dan FIB Universitas Brawijaya ( UB ) telah memasuki tahun kedua di daerah Sumberwangi, UB Forest, Kabupaten Malang.

Tahun ini kegiatan pengabdian yaitu merencanakan pembangunan ATP (Agro Techno Park) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dengan memberikan beberapa pelatihan dan pendampingan dalam kerajinan batik.

.
Tim Doktor Mengabdi diantaranya ; Ketua Tim Yeney W. P, SE., MSA, DBA., Ak., CA.( S2 Akutansi); anggota Tim
Sri Palupi Prabandari, SE, MM. Ph.D ( FE dan Bisnis ); Nur Laila Rahmah, S.Si., M.Si ( FT Pertanian dan Romy Setiawan S.Pd., M.Sn ( Fakultas Ilmu Budaya), memberikan pelatihan dan pengalaman dalam proses produksi kerajinan Batik.

.
Hasil capaian kegiatan Doktor Mengabdi ini dilakukan berbagai macam pelatihan seperti pembuatan desain baru, menggunakan pewarna alami dengan memanfaatkan kondisi lingkungan Sumberwangi yang kaya akan potensi bahan pewarna alami.
.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pewarna alami, pewarna kuning kecoklatan yang didapat dari kulit kayu mahoni,” katanya.

Hasil pewarna alami

Ia menyampaikan kegiatan lain yang dilakukan dalam DM FKUB ini yakni penataan griya batik, penataan ini berfungsi agar proses produksi pengrajin tidak terkendala oleh berbagai macam masalah. Pembuatan griya batik memudahkan pengrajin selama kegiatan produksi batik.

.
Sebagai informasi, Kampung Sumberwangi merupakan salah satu kampung yang ada di Desa Donowarih. Desa Donowarih adalah salah satu Desa yang berada di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Propinsi Jawa Timur, terletak sebelah selatan kaki Gunung Arjuna. Perkampungan ini masuk kedalam wilayah hutan Pendidikan Universitas Brawijaya (UB) atau disebut dengan UB Forest.

.
Selain itu hutan ini akan berfungsi sebagai icon baru yang nantinya akan digunakan untuk memfasilitasi penelitian dan pengembangan di UB.

.
Kawasan UB Forest merupakan kawasan hutan yang berlokasi dekat dengan rumah penduduk, sehingga penduduk sekitar yang dominan sebagai seorang petani menggunakan lahan hutan tersebut sebagai sumber perekonomian dalam mencukupi kebutuhan hidup.

.
Kondisi perekonomian masyarakat disana masih dalam status berkembang yang berarti mereka memiliki potensi sumber daya tetapi belum mengolahnya secara optimal untuk peningkatan kesejahteraan.

.
Agro Techno Park bisa menjadikan kawasan suatu pedesaan yang mandiri serta mengeksplorasi potensi yang sudah ada dan dapat mendukung perekonomian, karena Agro Techno Park yang akan didesain dirancang dengan konsep sustainable building atau sistem berkelanjutan yang manfaatnya untuk jangka panjang dan menggunakan konsep kontemporer agar mudah diterima oleh pengunjungnya.

.
Sebelumnya, Tim Doktor Mengabdi UB pada tahun pertama di Kampung Sumberwangi telah membantu membuat rancangan desain kemasan keripik yang akan digunakan untuk memasarkan keripik mbote dan singkong olahan warga Sumberwangi dan kegiatan kedua yakni pelatihan pembuatan batik.

.
Pelatihan batik dilakukan sebanyak dua tahap, yakni proses pembuatan desain batik serta proses pewarnaan kain batik. Peserta dalam kegiatan ini adalah penduduk Kampung Sumberwangi yang tergabung dalam Karang Taruna, Desa Donowarih. Pembuatan Pelatihan batik diikuti oleh 12 warga dan 7 diantaranya menjadi pengrajin batik setelah adanya kegiatan pelatihan ini.

.
Pengabdian ini diharapkan mampu menguatkan SDM masyarakat dengan meningkatkan kapasitas produksi dengan berbagai macam variasi batik dan masyarakat dilatih untuk mampu menghitung biaya operasional untuk pengembangan usaha mereka.

.
Masyarakat Sumberwangi nantinya akan terus dibina dan didampingi hingga terbentuk UMKM yang mandiri dan produk-produk olahan batik tersebut agar dapat menjadi ciri khas dan oleh-oleh khas Malang Raya. Produk olahan batik diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Donowarih dan pelestarian batik tetap dapat terjaga dengan baik.
(*)( JKW )

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *